Yakin Ekonomi Kreatif Indonesia Tembus 2 Besar Dunia, Ini Penjelasan Menparekraf

Minggu, 12 Maret 2023 - 19:53 WIB
loading...
Yakin Ekonomi Kreatif...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam dialog Pengembangan Ekonomi Kreatif di Pesantren memperingati harlah 50 Tahun PPP dan 1 Abad NU yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Amanah, Jakarta Selatan, Minggu (12/3/2023). Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Sektor ekonomi kreatif bangsa Indonesia diyakini bisa tembus dua besar dunia. Keyakinan ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf ) Sandiaga Salahuddin Uno dalam dialog Pengembangan Ekonomi Kreatif di Pesantren memperingati harlah 50 Tahun PPP dan 1 Abad NU yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Amanah, Jakarta Selatan, Minggu (12/3/2023).

Dalam kesempatan itu, Menparekraf menyampaikan bahwa ekonomi kreatif adalah masa depan bangsa Indonesia menghadapi perkembangan zaman. Untuk itu, Menparekraf mengajak para santri bisa menciptakan kreasi maupun inovasi baru dalam rangka menghadirkan produk-produk dalam negeri yang berkualitas.

"Karena ekonomi kreatif kita sudah tiga besar dunia. Kita hanya kalah dari Amerika nomor satu, nomor dua Korea. Indonesia sudah posisi tiga," kata Menparekraf dalam sambutannya.

Baca juga: Sandiaga Ingin Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren Masuk Ekosistem Digital

Menparekraf memandang, bukan hal yang tidak mungkin jika ekonomi kreatif Indonesia bisa terus menunjukkan tren peningkatan yang positif. Paling tidak kata dia, Indonesia bisa menyalip posisi Korea Selatan.

Kendati demikian, menurut dia, target tersebut tidak bisa dilakukan dengan mudah. Hal itu bisa tercipta jika generasi muda bisa lebih menghargai produk-produk dalam negeri.

"Kalo anak-anak muda lebih mencintai produk-produk ekonomi kreatif kita, Insya Allah dalam 5-10 tahun kita akan mengungguli Korea," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Pidato Ekonomi Presiden:...
Pidato Ekonomi Presiden: Antara Optimisme dan Realitas Pertumbuhan
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Rekomendasi
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved