Longsor Natuna, BNPB Distribusikan 20 Ton Logistik untuk 2 Pekan

Minggu, 12 Maret 2023 - 08:33 WIB
loading...
Longsor Natuna, BNPB...
BNPB menyatakan telah menyalurkan bantuan logistik sebanyak 20 ton kepada korban tanah longsor di Natuna untuk kebutuhan selama dua pekan. Foto: AntaraTeguh Prihatna
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mendistribusikan 20 ton bantuan logistik untuk korban longsor di Pulau Serasan, Natuna. Seluruh logistik kebutuhan dasar itu didatangkan dari luar pulau.

“Jadi didukung dari Batam dari Natuna dan sementara sudah cukup di gudang dan sudah tersebar di beberapa titik sudah lebih dari 20 ton,” kata Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangan resminya, Minggu (12/3/2023).

Suharyanto memastikan total yang disalurkan bisa memenuhi kebutuhan pengungsi hingga dua pekan ke depan. “Diharapkan satu dua minggu kedepan sudah cukup memenuhi kebutuhan dasar pengungsi,” ujar dia.



Sampai saat ini tercatat 36 orang meninggal dalam tanah longsor yang terjadi 6 Maret 2023 lalu itu. Sebanyak 18 warga masih dalam pencarian. Sementara sebanyak 1.216 masih mengungsi di empat titik.

Suharyanto mengatakan untuk mempercepat pencarian korban telah dilaksanakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) kerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), BRIN dan TNI AU, kemarin Sabtu (11/3).

Dia mengatakan upaya TMC ini diharapkan bisa membuahkan hasil. Meskipun memang jalan yang tertutup longsor belum sepenuhnya terbuka karena faktor cuaca. Sehingga, dengan operasi TMC diharapkan intensitas curah hujan dapat berkurang dan seluruh operasi penanganan darurat dapat berjalan sesuai target.

“(Penanganan) pasca bencana tanah longsor sudah ada progres, sudah membuahkan hasil meski jalan yang longsor itu masih belum terbuka karena faktor cuaca,” tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemlu Belum Dapat Laporan...
Kemlu Belum Dapat Laporan WNI Jadi Korban Gempa Magnitudo 7,4 di Jepang
Daryono Mundur dari...
Daryono Mundur dari Jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Ada Apa?
BNPB Tarik Utang Luar...
BNPB Tarik Utang Luar Negeri Rp949 Miliar Buat Alat Deteksi Gempa dan Tsunami
Update Korban Bencana...
Update Korban Bencana Sumatera: 1.200 Orang Meninggal Dunia, 143 Masih Hilang
Kepala BNPB Minta Kepala...
Kepala BNPB Minta Kepala BPBD Tak Diisi Sekda: Tugasnya Bakal Overload!
Pemulihan Sumut Pascabencana,...
Pemulihan Sumut Pascabencana, BNPB Dorong Percepatan Pembangunan Huntap, Huntara, hingga Infrastruktur
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Rekomendasi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Berita Terkini
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved