Pilpres 2024 Diprediksi Jadi Pertarungan Calon Istana dan Calon Luar Istana

Jum'at, 17 Juli 2020 - 14:17 WIB
loading...
Pilpres 2024 Diprediksi...
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Jika ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold tidak berubah alias tetap 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional, diperkirakan hanya akan muncul dua pasangan calon pada Pilpres 2024 . Pasangan itu merupakan 'Calon Istana' dan 'Calon Luar Istana'.

Pakar hukum tata negara Refly Harun yang kerap mengampanyekan agar presidential threshold dihilangkan mengatakan, 'Calon Istana' mungkin Prabowo Subianto - Puan Maharani , sepanjang Prabowo elektabilitasnya nomor satu. Atau siapa pun yang elektabilitasnya teratas yang di-endorse oleh Jokowi dan PDIP, misalnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Sementara, calon di luar Istana adalah calon yang tidak di-endorse oleh kelompok atau kekuatan Istana, di situ ada nama Anies Baswedan, barangkali ada Ridwan Kamil, bukan tidak mungkin juga Sandi Uno, dengan catatan Sandi Uno keluar dari orbit Gerindra, dan nama-nama yang disebutkan lainnya seperti AHY yang masih bisa menggeliat, bisa juga Susi Pudjiastuti. Jadi, ada persaingan antara kekuatan Istana dan luar Istana, untuk saat ini paling tidak," jelas Refly di channel YouTube Refly Harun. (Baca juga: Pilpres 2024 Pertarungan Bebas, Kubu Pro Jokowi Berpotensi Munculkan Prabowo-Puan ).

Refly menambahkan, dia terus mengampanyekan agar presidential threshold dihilangkan. Kalau presidential threshold dihilangkan, akan ada 16 slot capres, sesuai dengan jumlah parpol yang berkonstetasi pada Pilpres 2019. "Lebih asyik kan, daripada kita hanya (calon) presidennya itu-itu saja. Jadi, partai-partai kecil akan beramai-ramai mencalonkan orang dengan elektabilitas tertinggi. Sementara, partai besar pasti akan bingung karena memikirkan dirinya sendiri," ujar Refly.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
GKSR Bakal Buka Komunikasi...
GKSR Bakal Buka Komunikasi ke Pimpinan DPR dan Pemerintah soal RUU Pemilu
Perkuat Konsolidasi,...
Perkuat Konsolidasi, Partai Perindo: Maluku Jadi Titik Strategis Menangkan Pemilu 2029
Trump akan Dihukum terkait...
Trump akan Dihukum terkait Pemilihan Umum 2020 Jika Tidak Menang Pilpres 2024
Kisah 4 Mahasiswa UIN...
Kisah 4 Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Guncang MK dengan Dihapuskannya PT, Tanpa Didampingi Kuasa Hukum
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved