Nasaruddin Umar Ajak Setiap Agama Dukung Pelaksanaan Pemilu yang Damai

Jum'at, 03 Maret 2023 - 17:08 WIB
loading...
Nasaruddin Umar Ajak...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjobersama Prof Dr KH Nasaruddin Umar dalam penandatanganan kesepakatan atau MOU Program Talkshow dan Warung Kerukunan Lintas Agama Indonesia Bangkit yang dilaksanakan di MNC Conference Hall, Gedung Inews Tower,
A A A
JAKARTA - Ketua Pelaksana Panitia Program Talkshow dan Warung Kerukunan Lintas Agama Indonesia Bangkit, Prof Dr KH Nasaruddin Umar meminta agar semua pihak menghindari pernyataan tendensius politik praktis dalam kehidupan antar umat beragama.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutan penandatanganan kesepakatan atau MOU Program Talkshow dan Warung Kerukunan 'Lintas Agama Indonesia Bangkit' yang dilaksanakan di MNC Conference Hall, Gedung Inews Tower, Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jumat (3/3/2023).

Baca juga: Dukung Program Lintas Agama Indonesia Bangkit, HT Dorong Sasar Generasi Muda

"Para petinggi agama harus memastikan agar demokrasi tidak kebablasan, di sini peran kita sebagai umat beragama. Jangan terlalu royal menggunakan kitab suci dalam pernyataan politik praktis jangka pendek, bukan berarti tidak boleh menggunakan istilah agama dalam kegiatan berpolitik, asal dalam batas wajar, jangan tendensius, atau sampai menciderai demokrasi itu sendiri," ujar Nasaruddin.

Dia berharap dengan semakin banyaknya program kerukunan antar umat beragama yang hadir di tengah masyarakat salah satunya melalui program Talkshow dan Warung Kerukunan Lintas Agama Indonesia Bangkit dapat membawa pencerahan bagi warga untuk tetap hidup rukun di tengah perbedaan.

"Kita sudah punya bahasa satu, jadi partisipasi aktif umat beragama ini memberikan dukungan untuk program Indonesia Maju dan mengeliminasi kegiatan yang sifatnya bisa membangkitkan emosi negatif antar warga bangsa dengan menggunakan bahasa-bahasa agama. Bagaimana politik aliran indentitas tidak mengemuka, pesta demokrasi kita dukung berlangsung damai," jelas dia.

Menjelang pesta demokrasi Pemilu 2024, Nasaruddin menyebutkan bahwa setiap agama harus mendukung pelaksanaan pemilu atau demokrasi yang damai. "Demokrasi lambang kemerdekaan kemanusiaan. Lawan demokrasi adalah otoriter atau tekanan. Para pemuka agama memberikan warning system kepada pihak yang melakukan politik praktis," ucapnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta tersebut juta menyebutkan sesungguhnya orang beriman bersaudara dan tertuang secara eksplisit di Al-Qur'an.

"Orang beragama itu pasti beriman sehingga solidaritas ini amat penting. Jadi kita tidak seperti wasit mana agama yang benar. Kita memberikan kebebasan bagi umat manusia untuk menganut agama mereka masing-masing," kata Nasaruddin.

Pihaknya mengapresiasi Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) yang mendukung pelaksanaan program Talkshow dan Warung Kerukunan Lintas Agama Indonesia Bangkit.

"Saat ini sangat sedikit konten kerukunan antar umat beragama di media. Kita sangat bangga Pak HT memberikan ruang bagi para pemuka agama untuk tampil, itu memberikan kontribusi bagi para pemuka agama. Pelan tapi pasti, kalau pertemuan seperti ini sering, ada energi positif yang bisa kita tebarkan kemana-mana. Tentunya kita ke depan berharap Indonesia bisa menjadi teladan dalam kerukunan hidup antar umat beragama," pungkas Nasaruddin.

Dalam kesempatan tersebut juga turut hadir perwakilan masing-masing antar umat beragama di antaranya yakni Ketua Umum Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mrg Antonius Subianto Bunjamin, OSC; Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom, S.Th; Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjend TNI (Purn) Wisnu Bewa Tenaya.

Ketua Umum Majelis Umat Buddha Theravada Indonesia Bhikku Sannano Darmawan; Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Xs Ir Budi S Tanuwibowo, MM.

Baca juga: MNC Group Dukung Program Lintas Agama Indonesia Bangkit

Kemudian di puncak acara perwakilan umat beragama membacakan enam poin ikrar kerukunan lintas agama untuk keselamatan bangsa, yakni:
1. Menjunjung tinggi kerukunan umat beragama di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.
2. Memelihara perdamaian, persaudaraan, dan toleransi antar umat beragama dalam ikatan Bhineka Tunggal Ika.
3. Menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia dan merawat keharmonisan umat dalam kedamaian hidup berdampingan.
4. Memelihara keberagaman serta saling melindungi semua agama dan kepercayaan secara utuh dan sungguh-sungguh.
5. Menjadikan bumi sebagai rumah bersama yang penuh kasih sayang dan menjadi umat teladan bagi kehidupan manusia.
6. Mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, cerdas, dan sejahtera.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Prabowo Salat Iduladha...
Prabowo Salat Iduladha di Paris, Menag: Tetap Ikuti Perkembangan di Istiqlal
Menag Ungkap Banyak...
Menag Ungkap Banyak Non-Muslim Sumbang Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal Siap...
Masjid Istiqlal Siap Gelar Salat Iduladha: Khatib Prof Hamdan Juhannis, Imam Ahmad Anshoruddin
Salurkan Puluhan Hewan...
Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Angela Tanoesoedibjo Tekankan Keikhlasan dan Semangat Gotong Royong
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Ciptakan 12 Lagu Rohani Baru untuk Konser Tehillim dari Perjalanan Kuliah S2 Teologi
Rekomendasi
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Perjuangan Ayu Ting...
Perjuangan Ayu Ting Ting Demi War Tiket BTS, Sampai Buka Dua HP Bareng Vicky Shu
Disomasi Tessa Kaunang,...
Disomasi Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Bantah Cemarkan Nama Baik
Berita Terkini
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved