Resmikan Tujuh Revitalisasi SMK, Ganjar Wujudkan Teaching Industry di Jawa Tengah
Rabu, 01 Maret 2023 - 17:54 WIB
loading...
A
A
A
"Ini sungguh bagus. Tadi pagi saya lari lihat beberapa SMK tenyata untuk yang boga dibantu peralatan dapur, mereka sudah praktik dan masakannya enak. Untuk kesenian, ini ada Konser Hall mini yang mereka bisa menampilkan karya-karya dengan baik," katanya.
Setelah revitalisasi tujuh SMK itu, Ganjar akan terus menggandeng industri untuk meningkatkan kualitas SDM lulusan SMK. Ia sudah mengajukan beberapa sekolah lain agar fasilitasnya ditingkatkan sesuai kebutuhan industri saat ini. Baik dalam bentuk infrastruktur maupun bantuan alat dari perusahaan.
"Nah hari ini saya coba propose lagi beberapa sekolah yang lain agar fasilitas sekolahnya lebih bagus dan kami pengen mengundang siswa-siswa yang, maaf, dari keluarga miskin agar aksesnya lebih banyak lagi. Tiga sekolah yang sudah ada akan ditambah 15 sehingga kami punya 18. Mereka akan bisa mendapatkan akses itu dengan baik dan dibantu oleh perusahaan-perusahaan swasta ini harapan kami lebih canggih lagi," tuturnya.
Puncak dari kerja sama sekolah dengan industri tersebut adalah teaching industry. Jadi pelajar sudah mulai dibiasakan menggunakan alat dan praktik sehingga ketika lulus sudah siap bekerja.
"Nanti akan ketemu kebutuhan industri dan sekolah yang disiapkan. Puncaknya adalah adanya teaching industry. Itu puncaknya sehingga anak-anak lebih terbiasa untuk praktik," katanya.
Ketua Konsorsium Pengusaha Peduli Sekolah Vokasi RI, Primadi Serat, mengatakan peduli diartikan sebagai industri yang membutuhkan SMK sebagai tenaga kerja. Selain itu, para pengusaha tidak ingin melihat adanya pengangguran.
Setelah revitalisasi tujuh SMK itu, Ganjar akan terus menggandeng industri untuk meningkatkan kualitas SDM lulusan SMK. Ia sudah mengajukan beberapa sekolah lain agar fasilitasnya ditingkatkan sesuai kebutuhan industri saat ini. Baik dalam bentuk infrastruktur maupun bantuan alat dari perusahaan.
"Nah hari ini saya coba propose lagi beberapa sekolah yang lain agar fasilitas sekolahnya lebih bagus dan kami pengen mengundang siswa-siswa yang, maaf, dari keluarga miskin agar aksesnya lebih banyak lagi. Tiga sekolah yang sudah ada akan ditambah 15 sehingga kami punya 18. Mereka akan bisa mendapatkan akses itu dengan baik dan dibantu oleh perusahaan-perusahaan swasta ini harapan kami lebih canggih lagi," tuturnya.
Puncak dari kerja sama sekolah dengan industri tersebut adalah teaching industry. Jadi pelajar sudah mulai dibiasakan menggunakan alat dan praktik sehingga ketika lulus sudah siap bekerja.
"Nanti akan ketemu kebutuhan industri dan sekolah yang disiapkan. Puncaknya adalah adanya teaching industry. Itu puncaknya sehingga anak-anak lebih terbiasa untuk praktik," katanya.
Ketua Konsorsium Pengusaha Peduli Sekolah Vokasi RI, Primadi Serat, mengatakan peduli diartikan sebagai industri yang membutuhkan SMK sebagai tenaga kerja. Selain itu, para pengusaha tidak ingin melihat adanya pengangguran.
Lihat Juga :