PDIP Tegaskan Pilih Koalisi yang Tak Usung Anies Baswedan
Jum'at, 24 Februari 2023 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Apa yang membuat PDIP anti-Anies? "Ya karena faktor-faktor antitesis Pak Jokowi, tidak mungkin bergabung. Karena kita lihat dari Jakarta tidak ada kesinambungan ini Mas Djarot saksinya, mana ada kesinambungan," ujar Hasto.
Menurut Hasto, banyak kebijakan Jokowi di Jakarta tidak dilanjutkan Anies Baswedan semasa menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2017-2022. "Apalagi nanti kebijakan-kebijakan untuk yang lebih besar. Politik kan dimulai dari hal yang kecil," kata Hasto.
Sebagaimana diketahui saat ini setidaknya telah ada tiga poros koalisi parpol parlemen menghadapi Pemilu 2024. Pertama, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) beranggotakan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kedua, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya beranggotakan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketiga, Koalisi Perubahan terdiri atas Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Menurut Hasto, banyak kebijakan Jokowi di Jakarta tidak dilanjutkan Anies Baswedan semasa menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2017-2022. "Apalagi nanti kebijakan-kebijakan untuk yang lebih besar. Politik kan dimulai dari hal yang kecil," kata Hasto.
Sebagaimana diketahui saat ini setidaknya telah ada tiga poros koalisi parpol parlemen menghadapi Pemilu 2024. Pertama, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) beranggotakan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kedua, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya beranggotakan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketiga, Koalisi Perubahan terdiri atas Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
(muh)
Lihat Juga :