Survei LSI: Elektoral Airlangga Hartarto Masih Tertinggi sebagai Capres 2024
Kamis, 23 Februari 2023 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kriteria Cawapres untuk Airlangga, Golkar: Punya Tujuan Sama Lanjutkan Kebijakan Jokowi
Sementara, Anies Baswedan di urutan keempat dengan tingkat elektoral sebesar 8,7%, Puan Maharani dengan tingkat elektoral 6,4%, dan disusul masing-masing Andika Perkasa 4,7%, Moeldoko 3,8%, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3%, Khofifah Indar Parawansa 2,7% dan yang tidak memilih sebanyak 17,7%.
Berdasarkan hasil survei LSI terhadap 2.150 responden, sebanyak 88,9% berharap presiden pada 2024 memiliki kemampuan membuat perubahan. Kompetensi tersebut diikuti oleh kemampuan memimpin saat situasi kritis dan membuat kebijakan yang inovatif seperti pada saat adanya pandemi Covid-19 yang berpengaruh terhadap perekonomian dan pendapatan masayarakat.
Kemudian, yang ingin presiden dengan kemampuan kolaborasi dengan dunia usaha serta perencanaan dan eksekusi kebijakan masing-masing sebesar 67,9% dan 65,7%. Lalu 72,6% responden menginginkan pemimpin yang memiliki kemampuan membuat kebijakan populis dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti program prakerja, bantuan UMKM dan pelatihan digital teknologi, serta menggerakkan birokrasi sama-sama. "Sebanyak 19,9% anak muda ingin presiden yang memiliki kemampuan retorika dan persuasi publik," katanya.
Sementara itu, tingkat elektoral partai politik peserta Pemilu 2024 dari hasil survei yang dilakukan terhadap 2.150 responden, jika pemilu digelar hari ini Partai Golkar meraih 18,2%, PDIP 16,9%, Partai Gerindra 15,7%, Partai Nasdem 6,2%.
Selanjutnya, Demokrat 6,1%, PKS 5,7%, PKB 5,2%, kemudian Partai Perindo 4,7%, PAN 2,2%, PPP 1,8%, partai lainnya 6,6%, dan yang tidak memilih sebanyak 10,7%.
Sementara, Anies Baswedan di urutan keempat dengan tingkat elektoral sebesar 8,7%, Puan Maharani dengan tingkat elektoral 6,4%, dan disusul masing-masing Andika Perkasa 4,7%, Moeldoko 3,8%, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3%, Khofifah Indar Parawansa 2,7% dan yang tidak memilih sebanyak 17,7%.
Berdasarkan hasil survei LSI terhadap 2.150 responden, sebanyak 88,9% berharap presiden pada 2024 memiliki kemampuan membuat perubahan. Kompetensi tersebut diikuti oleh kemampuan memimpin saat situasi kritis dan membuat kebijakan yang inovatif seperti pada saat adanya pandemi Covid-19 yang berpengaruh terhadap perekonomian dan pendapatan masayarakat.
Kemudian, yang ingin presiden dengan kemampuan kolaborasi dengan dunia usaha serta perencanaan dan eksekusi kebijakan masing-masing sebesar 67,9% dan 65,7%. Lalu 72,6% responden menginginkan pemimpin yang memiliki kemampuan membuat kebijakan populis dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti program prakerja, bantuan UMKM dan pelatihan digital teknologi, serta menggerakkan birokrasi sama-sama. "Sebanyak 19,9% anak muda ingin presiden yang memiliki kemampuan retorika dan persuasi publik," katanya.
Sementara itu, tingkat elektoral partai politik peserta Pemilu 2024 dari hasil survei yang dilakukan terhadap 2.150 responden, jika pemilu digelar hari ini Partai Golkar meraih 18,2%, PDIP 16,9%, Partai Gerindra 15,7%, Partai Nasdem 6,2%.
Selanjutnya, Demokrat 6,1%, PKS 5,7%, PKB 5,2%, kemudian Partai Perindo 4,7%, PAN 2,2%, PPP 1,8%, partai lainnya 6,6%, dan yang tidak memilih sebanyak 10,7%.
Lihat Juga :