Ketua Muhammadiyah: Kepemimpinan KSAD Dudung Cerminkan Sosok Jenderal Soedirman
Kamis, 23 Februari 2023 - 16:23 WIB
loading...
Kepemimpinan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dinilai mencerminkan sosok Jenderal Soedirman. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai kepemimpinan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mencerminkan sosok Jenderal Soedirman. Selain mendapat label jenderal santri, Dudung dikenal sebagai jenderal yang bekerja secara tulus dan ikhlas.
“ Iya, itu (Jenderal Soedirman) idola. (Yang meneladani termasuk KSAD Dudung) bisa disesuaikan dengan kondisi sakarang,” ujar Dadang, Kamis (23/2/2023).
Hal ini disampaikan Prof Dadang terkait kebijakan Jenderal Dudung yang selalu memerintahkan jajarannya membantu dan melindungi masyarakat. Bahkan Jenderal Dudung sendiri langsung menemui rakyat kecil. Misalnya, Dudung menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di sejumlah daerah, teranyar di Cianjur, Jawa Barat. Penyaluran bantuan Dudung dinilai tidak diskriminatif.
Baca juga: KSAD Dudung Resmi Terima Kenaikan Pangkat 55 Pati TNI AD
“Jadi humanitasnya tinggi, tidak memandang agama ataupun bangsa atau etnis, kalau perlu dibantu dibantu. Itu sejalan dengan Muhammadiyah yang tidak pernah membeda-bedakan kan estnis, suku, agama dan bangsa,” katanya.
“ Iya, itu (Jenderal Soedirman) idola. (Yang meneladani termasuk KSAD Dudung) bisa disesuaikan dengan kondisi sakarang,” ujar Dadang, Kamis (23/2/2023).
Hal ini disampaikan Prof Dadang terkait kebijakan Jenderal Dudung yang selalu memerintahkan jajarannya membantu dan melindungi masyarakat. Bahkan Jenderal Dudung sendiri langsung menemui rakyat kecil. Misalnya, Dudung menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di sejumlah daerah, teranyar di Cianjur, Jawa Barat. Penyaluran bantuan Dudung dinilai tidak diskriminatif.
Baca juga: KSAD Dudung Resmi Terima Kenaikan Pangkat 55 Pati TNI AD
“Jadi humanitasnya tinggi, tidak memandang agama ataupun bangsa atau etnis, kalau perlu dibantu dibantu. Itu sejalan dengan Muhammadiyah yang tidak pernah membeda-bedakan kan estnis, suku, agama dan bangsa,” katanya.
Lihat Juga :