Antrean Penumpang KRL Mengular, Pemerintah Harus Tegas Tegakkan PSBB

Selasa, 14 April 2020 - 11:32 WIB
loading...
Antrean Penumpang KRL...
Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay merasa PSBB tidak akan efektif. Sebab, aktivitas masyarakat di luar rumah masih ramai. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay merasa bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak akan efektif. Sebab, aktivitas masyarakat di luar rumah masih ramai.

Bahkan, di pagi hari, orang-orang menumpuk dan mengantre untuk masuk ke KRL. Sehingga, Saleh menilai tidak ada bedanya dengan sebelum status PSBB diberlakukan.

“PSBB ini akan efektif, jika semua taat untuk menjaga jarak. Tidak berada di kerumunan. Tidak pergi ke keramaian. Semua pihak diharapkan memiliki kesadaran agar sedapat mungkin bekerja di rumah,” ujar Saleh kepada SINDOnews, Selasa (14/4/2020).

Dia mengatakan, di negara lain, aturan Stay at Home benar-benar ditegakkan, jika ada yang melanggar diberikan sanksi dan denda. Kemudian, mereka yang tidak mampu di negara lain tersebut, dibantu pemerintah untuk menutupi kebutuhannya. Dengan kondisi seperti itu, kata dia, orang-orang pada taat aturan yang diberlakukan.

Sementara di Indonesia, kata dia, yang taat pada aturan PSBB adalah sekolah, perguruan tinggi, pertunjukan budaya, konser, olah raga, dan kantor-kantor pemerintah. Ada juga sebagian kegiatan keagamaan. Di luar itu, warga masyarakat masih tetap melakukan aktivitas sebagaimana biasanya.

“Jangan sampai, kegiatan keagamaan dilarang, sementara kegiatan lain diperbolehkan. Itu sama dengan melindungi sebagian, membiarkan sebagian. Di samping tidak adil, itu juga dapat mencelakakan banyak orang,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR ini.

Dalam konteks itu, pemerintah diminta untuk tegas dan ketat dalam menegakkan aturan PSBB, agar semua dapat dipatuhi dan mereka yang memang kurang mampu harus dibantu. "Anggaran yang ada, harus dialokasikan untuk membantu mereka. Itu adalah tindakan yang mesti dilakukan di tengah situasi sulit seperti sekarang," pungkas mantan ketua umum pimpinan pusat Pemuda Muhammadiyah ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved