Genjot Kinerja, Kepala BSKDN Minta ASN Ciptakan Inovasi
Sabtu, 18 Februari 2023 - 05:33 WIB
loading...
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Yusharto Huntoyungo.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo meminta jajarannya untuk menciptakan inovasi guna menggenjot kinerja organisasi. Inovasi dapat membantu Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja secara cepat dan efektif.
Yusharto mengatakan, ke depan BSKDN akan mengupayakan sejumlah inovasi penting untuk mendukung terciptanya iklim kerja yang lebih baik.
"Salah satunya kita akan punya data and command center BSKDN untuk memfasilitasi daerah yang mengalami kesulitan input data indeks yang dikelola BSKDN," kata Yusharto saat memberi arahan dalam acara Peningkatan Kapasitas ASN di Lingkungan BSKDN di Caringin Bogor pada Kamis, 17 Februari 2023.
Dia menuturkan, sejumlah inovasi lainnya yang menjadi prioritas BSKDN di antaranya meliputi pengembangan aplikasi Lapor Inovasi Masyarakat. Baca: Kemendagri Terus Monitoring dan Evaluasi untuk Percepat Realisasi APBD 2022
Inovasi ini, lanjut dia, guna memberikan hak akses kepada kelompok masyarakat untuk melaporkan inovasinya. Tak hanya itu, BSKDN juga berencana menjadi inkubator inovasi untuk mempercepat pembentukan ekosistem inovasi di tingkat masyarakat.
Rekam medik ASN BSKDN berbasis android juga menjadi inovasi lain yang ditawarkan BSKDN. Adapun inovasi tersebut, kata Yusharto, merupakan bagian dari bentuk mitigasi risiko kesehatan di tempat kerja.
Yusharto mengatakan, ke depan BSKDN akan mengupayakan sejumlah inovasi penting untuk mendukung terciptanya iklim kerja yang lebih baik.
"Salah satunya kita akan punya data and command center BSKDN untuk memfasilitasi daerah yang mengalami kesulitan input data indeks yang dikelola BSKDN," kata Yusharto saat memberi arahan dalam acara Peningkatan Kapasitas ASN di Lingkungan BSKDN di Caringin Bogor pada Kamis, 17 Februari 2023.
Dia menuturkan, sejumlah inovasi lainnya yang menjadi prioritas BSKDN di antaranya meliputi pengembangan aplikasi Lapor Inovasi Masyarakat. Baca: Kemendagri Terus Monitoring dan Evaluasi untuk Percepat Realisasi APBD 2022
Inovasi ini, lanjut dia, guna memberikan hak akses kepada kelompok masyarakat untuk melaporkan inovasinya. Tak hanya itu, BSKDN juga berencana menjadi inkubator inovasi untuk mempercepat pembentukan ekosistem inovasi di tingkat masyarakat.
Rekam medik ASN BSKDN berbasis android juga menjadi inovasi lain yang ditawarkan BSKDN. Adapun inovasi tersebut, kata Yusharto, merupakan bagian dari bentuk mitigasi risiko kesehatan di tempat kerja.
Lihat Juga :