KSAD Dudung Ajak Putra Putri Pahlawan Revolusi Umrah Bareng
Kamis, 16 Februari 2023 - 13:27 WIB
loading...
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman mengajak putra putri pahlawan revolusi dan pahlawan nasional Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, ibadah umrah bersama. Foto/MPI/Riana Rizkia
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengajak putra putri pahlawan revolusi dan pahlawan nasional Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution, ibadah umrah bersama. Dudung mengatakan, rencananya ia berangkat sebelum bulan suci Ramadhan.
Karena itu, KSAD Dudung meminta untuk mendata siapa saja putra putri pahlawan revolusi dan pahlawan nasional yang ingin berangkat umrah bersamanya.
"Pada kesempatan yang baik ini, tidak terlalu berlebihan mungkin dari putra-putri pahlawan revolusi yang berkeinginan untuk umrah nanti akan saya fasilitasi. Insya Allah kalau misalnya sebelum puasa, nanti umrahnya insya Allah dengan saya sekalian," kata Dudung dalam acara 'Silahturahmi dengan Keluarga Pahlawan Revolusi' di Mabesad, Jakarta, Kamis (16/2/2023).
"Nanti aster didata siapa yang berkenan untuk ibadah umrah, nanti kita akan sama-sama dengan saya. Mudah-mudahan ada waktu. Kalau waktunya saya sangat sulit mungkin nanti Wakasad, bergantian untuk ke sana," sambungnya.
Dudung menegaskan, hal itu dilakukan agar kedekatan dengan keluarga para pahlawan revolusi tetap terjaga. Baca juga: KSAD Dudung Acungi Jempol Helikopter Apache: Alutsista Berteknologi Canggih
Karena itu, KSAD Dudung meminta untuk mendata siapa saja putra putri pahlawan revolusi dan pahlawan nasional yang ingin berangkat umrah bersamanya.
"Pada kesempatan yang baik ini, tidak terlalu berlebihan mungkin dari putra-putri pahlawan revolusi yang berkeinginan untuk umrah nanti akan saya fasilitasi. Insya Allah kalau misalnya sebelum puasa, nanti umrahnya insya Allah dengan saya sekalian," kata Dudung dalam acara 'Silahturahmi dengan Keluarga Pahlawan Revolusi' di Mabesad, Jakarta, Kamis (16/2/2023).
"Nanti aster didata siapa yang berkenan untuk ibadah umrah, nanti kita akan sama-sama dengan saya. Mudah-mudahan ada waktu. Kalau waktunya saya sangat sulit mungkin nanti Wakasad, bergantian untuk ke sana," sambungnya.
Dudung menegaskan, hal itu dilakukan agar kedekatan dengan keluarga para pahlawan revolusi tetap terjaga. Baca juga: KSAD Dudung Acungi Jempol Helikopter Apache: Alutsista Berteknologi Canggih
Lihat Juga :