Prabowo Ungkap Peran Penting Jawa Timur bagi Pertahanan Indonesia
Selasa, 14 Februari 2023 - 11:25 WIB
loading...
Menhan Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 2.000 personel Babinsa Kodam V/Brawijaya di Convention Hall Grand City, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/2/2023). Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 2.000 personel Babinsa Kodam V/Brawijaya di Convention Hall Grand City, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/2/2023). Salah satu yang disampaikan adalah pentingnya Jawa Timur dalam pertahanan Indonesia.
Menurut Prabowo, Jawa Timur adalah barometer dari ruh NKRI, lantaran di sana terdapat banyak infrastruktur dan instalasi pertahanan. Contohnya terdapat armada TNI AL, PT PAL, pabrik amunisi di Turen, pangkalan udara strategis di Lanud Iswahjudi di Madiun dan pangkalan pesawat tempur (fighters) dan pangkalan pesawat Hercules di Lanud Abdurrahman Saleh, Malang.
"Selama tiga tahun saya menjadi Menteri Pertahanan, saya berkali-kali datang ke Jawa Timur, karena di sini terdapat infrastruktur instalasi pertahanan yang sangat strategis. Jawa Timur merupakan barometer dari ruh NKRI," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kementerian Pertahanan itu juga mengungkap rencana modernisasi tiga matra, yakni TNI AU, TNI AD dan TNI AL untuk memperkuat daya tempur. Ia mengatakan, terutama komando teritorial merupakan tulang punggung pertahanan Indonesia.
Menurut Prabowo, Jawa Timur adalah barometer dari ruh NKRI, lantaran di sana terdapat banyak infrastruktur dan instalasi pertahanan. Contohnya terdapat armada TNI AL, PT PAL, pabrik amunisi di Turen, pangkalan udara strategis di Lanud Iswahjudi di Madiun dan pangkalan pesawat tempur (fighters) dan pangkalan pesawat Hercules di Lanud Abdurrahman Saleh, Malang.
"Selama tiga tahun saya menjadi Menteri Pertahanan, saya berkali-kali datang ke Jawa Timur, karena di sini terdapat infrastruktur instalasi pertahanan yang sangat strategis. Jawa Timur merupakan barometer dari ruh NKRI," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kementerian Pertahanan itu juga mengungkap rencana modernisasi tiga matra, yakni TNI AU, TNI AD dan TNI AL untuk memperkuat daya tempur. Ia mengatakan, terutama komando teritorial merupakan tulang punggung pertahanan Indonesia.
Lihat Juga :