Jawaban Anies Saat Ditanya Perjanjian Bayar Utang Bila Kalah di Pilkada 2017
Sabtu, 11 Februari 2023 - 15:10 WIB
loading...
Anies Baswedan memberikan jawaban tegas mengenai polemik utang saat dirinya maju di Pilkada DKI 2017. Kala itu Anies berpasangan dengan Sandiaga Uno. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan jawaban mengenai polemik utang saat dirinya maju di Pilkada DKI 2017. Kala itu Anies berpasangan dengan Sandiaga Uno.
Penjelasan Anies ini diungkapkannya saat menjadi tamu di Podcast Marry Riana, Sabtu (11/2/2023).
"Kenapa kalau kalah malah bayar? Kalau kalah maka saya akan berada di luar pemerintahan, maka di situ saya cari uang untuk mengembalikan (uangnya) saya mulai bisnis mungkin saya usaha apa pun supaya (dapat) mengembalikan," ujar Anies.
Baca juga: Sandi Ikhlaskan Rp50 Miliar Utang Anies, Gus Choi Nasdem: Ya Bagus Dong
Sedangkan jika terpilih, kata Anies, Ia tidak membayar utang tersebut dengan uang. Melainkan, dengan perubahan, dengan cara agar Jakarta menjadi kota yang maju dan sejahtera.
"Sebaliknya bila kalah maka saya di luar pemerintahan, sah dong cari uangnya, usaha. Tapi begitu menang saya dari pemerintahan malah tidak usah, justru itulah dukungan Anda untuk Jakarta lebih baik," paparnya.
Kendati demikian, Anies menambahkan, Ia ingin mereka yang ingin berkontestasi di dunia di pemerintahan mengikuti rekam jejaknya. Hal ini, agar para pejabat fokus membangun daerahnya bukan malah mencari cara untuk bisa mengembalikan uang kampanye.
"Saya berharap pola ini menjadi bahan referensi untuk dipikirkan bahwa mendukung itu untuk perubahan bukan mendukung sebagai investasi untuk nanti dikembalikan dalam bentuk privilege-privilige," pungkasnya.
Baca juga: Soal Isu Perjanjian Utang dengan Anies di Pilgub DKI, Sandiaga: Kita Memandang ke Depan Saja
Menurut Anies, terhadap kekeliruan persepsi publik yang kini tengah menjadi bola liar di masyarakat. Kata Anies, uang tersebut memang betul adanya. Namun, besarnya gelontoran dana tersebut adalah bagian dari dana dukungan kampanye yang terkumpul dari berbagai pihak ketiga.
"Jadi begini, pada masa kampanye itu banyak sekali yang melakukan sumbangan, banyak sekali. Ada yang kami tahu, ada yang kami tidak tahu dan ada yang memberikan dukungan langsung kepada relawan pengantin dan lain-lain," ujar Anies.
Penjelasan Anies ini diungkapkannya saat menjadi tamu di Podcast Marry Riana, Sabtu (11/2/2023).
"Kenapa kalau kalah malah bayar? Kalau kalah maka saya akan berada di luar pemerintahan, maka di situ saya cari uang untuk mengembalikan (uangnya) saya mulai bisnis mungkin saya usaha apa pun supaya (dapat) mengembalikan," ujar Anies.
Baca juga: Sandi Ikhlaskan Rp50 Miliar Utang Anies, Gus Choi Nasdem: Ya Bagus Dong
Sedangkan jika terpilih, kata Anies, Ia tidak membayar utang tersebut dengan uang. Melainkan, dengan perubahan, dengan cara agar Jakarta menjadi kota yang maju dan sejahtera.
"Sebaliknya bila kalah maka saya di luar pemerintahan, sah dong cari uangnya, usaha. Tapi begitu menang saya dari pemerintahan malah tidak usah, justru itulah dukungan Anda untuk Jakarta lebih baik," paparnya.
Kendati demikian, Anies menambahkan, Ia ingin mereka yang ingin berkontestasi di dunia di pemerintahan mengikuti rekam jejaknya. Hal ini, agar para pejabat fokus membangun daerahnya bukan malah mencari cara untuk bisa mengembalikan uang kampanye.
"Saya berharap pola ini menjadi bahan referensi untuk dipikirkan bahwa mendukung itu untuk perubahan bukan mendukung sebagai investasi untuk nanti dikembalikan dalam bentuk privilege-privilige," pungkasnya.
Baca juga: Soal Isu Perjanjian Utang dengan Anies di Pilgub DKI, Sandiaga: Kita Memandang ke Depan Saja
Menurut Anies, terhadap kekeliruan persepsi publik yang kini tengah menjadi bola liar di masyarakat. Kata Anies, uang tersebut memang betul adanya. Namun, besarnya gelontoran dana tersebut adalah bagian dari dana dukungan kampanye yang terkumpul dari berbagai pihak ketiga.
"Jadi begini, pada masa kampanye itu banyak sekali yang melakukan sumbangan, banyak sekali. Ada yang kami tahu, ada yang kami tidak tahu dan ada yang memberikan dukungan langsung kepada relawan pengantin dan lain-lain," ujar Anies.
(maf)
Lihat Juga :