Jika KIB dan KKIR Bersatu, Pengamat: Bisa Jadi Koalisi Super Pesaing PDIP di 2024
Sabtu, 11 Februari 2023 - 13:20 WIB
loading...
Senyum lepas tampak dari wajah Ketua Umum (Ketum) DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Dua partai politik (parpol) dari dua koalisi bertemu. Partai Golkar yang berada di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Pertemuan kedua parpol ini berlangsung pada Jumat 10 Februari 2023. Senyum lepas tampak dari wajah Ketua Umum (Ketum) DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Bahkan Airlangga memberikan cendera mata sarung warna kuning dan hijau kepada Muhaimin.
Pertemuan kedua ketum parpol dan jajarannya ini memunculkan spekulasi, jika kedua koalisi KIB dan KIR bisa bersatu. Peneliti politik dari BRIN, Wasisto Rahardo Jati menilai, kedua kekuatan ini tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi, jika keduanya memutuskan untuk melebur jadi satu di Pemilu 2024.
"Saya pikir jika KIB dan KIR bergabung tentu akan menjadi koalisi super," kata Wasisto dalam keterangannya, Sabtu (11/2/2023).
Baca juga: Usai Pertemuan Airlangga dan Cak Imin, PKB: Kita Saling Memahami
Menurut dia, koalisi KIB dan KIR akan menjadi lawan amat tangguh bagi PDIP. Sedangkan PDIP belum memutuskan untuk berkoalisi dengan parpol manapun. Meskipun secara kursi di parlemen, PDIP mampu mengusung capres-cawapres tanpa harus koalisi.
Pertemuan kedua parpol ini berlangsung pada Jumat 10 Februari 2023. Senyum lepas tampak dari wajah Ketua Umum (Ketum) DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Bahkan Airlangga memberikan cendera mata sarung warna kuning dan hijau kepada Muhaimin.
Pertemuan kedua ketum parpol dan jajarannya ini memunculkan spekulasi, jika kedua koalisi KIB dan KIR bisa bersatu. Peneliti politik dari BRIN, Wasisto Rahardo Jati menilai, kedua kekuatan ini tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi, jika keduanya memutuskan untuk melebur jadi satu di Pemilu 2024.
"Saya pikir jika KIB dan KIR bergabung tentu akan menjadi koalisi super," kata Wasisto dalam keterangannya, Sabtu (11/2/2023).
Baca juga: Usai Pertemuan Airlangga dan Cak Imin, PKB: Kita Saling Memahami
Menurut dia, koalisi KIB dan KIR akan menjadi lawan amat tangguh bagi PDIP. Sedangkan PDIP belum memutuskan untuk berkoalisi dengan parpol manapun. Meskipun secara kursi di parlemen, PDIP mampu mengusung capres-cawapres tanpa harus koalisi.
Lihat Juga :