Kemendagri Dorong Integrasi dan Digitalisasi Data Kependudukan untuk Layanan Publik

Kamis, 09 Februari 2023 - 14:32 WIB
loading...
Kemendagri Dorong Integrasi...
Rakornas Dukcapil bertema Digitalisasi Adminduk untuk Pelayanan Publik dan Pemilu 2024, Rabu-Jumat (8-10/20/2023). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong terjadinya integrasi dan digitalisasi data kependudukan untuk layanan publik. Jika hal ini terwujud, maka pelayanan publik semakin mudah, termasuk dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024.

Hal ini disampaikan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh dalam Rakornas Dukcapil bertema Digitalisasi Adminduk untuk Pelayanan Publik dan Pemilu 2024, Kamis (9/2/2023). Rakornas yang digelar secara hybrid selama tiga hari, Rabu-Jumat (8-10/2/2024) diikuti 1.066 peserta yang terdiri dari Sekretaris Disdukcapil, kepala dinas/biro yang menangani administrasi kependudukan provinsi, kabupaten/kota, dan kepala bagian yang menangani digitalisasi Adminduk kabupaten/kota.

Zudan mengatakan, meski dinamika yang terjadi beberapa tahun ke depan tidak berkaitan langsung, tapi aparatur Direktorat Dukcapil perlu ambil bagian untuk menekan dampak resesi global dan menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang konstitusi amanatkan. Menurutnya, rakornas bertujuan menyamakan persepsi, menyusun langkah-langkah strategis, serta mengoptimalkan aksi nyata jajaran Dukcapil, dari pusat sampai daerah, dalam menguatkan kualitas layanan administrasi kependudukan dan digitalisasi Adminduk untuk memudahkan pelayanan publik.

"Kemudian mendorong integrasi dan digitalisasi data kependudukan dengan layanan publik lainnya, serta menyediakan data kependudukan yang akurat demi suksesnya Pemilu 2024," katanya Zudan.

Sejauh ini jajaran Dukcapil telah sukses dalam perekaman KTP Elektronik (e-KTP) sebanyak 199.781.570 jiwa (99,37%), membuat akta kelahiran sebanyak 78.138.395 lembar atau 97,86%, Kartu Identitas Anak sebanyak 37.394.318 keping (48.82%), pemanfaatan data kependudukan untuk pelayanan publik pusat dan daerah sebanyak 5.371 lembaga, Buku Pokok Pemakaman (BPP) sebanyak 307.379, inovasi pelayanan seperti jemput bola, layanan terintegrasi, cetak dokumen di RS/Faskes, layanan online, dan antardokumen.

"Kami juga meningkatnya kualitas SDM aparatur Dukcapil, sehingga bisa meraih berbagai penghargaan dan apresiasi dari berbagai lembaga nasional dan internasional," kata Zudan.

Melalui rakornas, ia berharap bisa menguatkan komitmen dan menyamakan persepsi jajaran Dukcapil pusat dan daerah guna mendukung kemudahan pelayanan publik dan penyelenggaraan Pemilu 2024, mendorong integrasi dan digitalisasi data kependudukan dengan layanan publik lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved