Hadapi Ancaman Global, Menteri Komunikasi Malaysia Tekankan Pentingnya Interaksi Wartawan Malaysia-RI
Selasa, 07 Februari 2023 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Menteri berusia 41 tahun ini, mendorong hubungan baik wartawan Malaysia dan Indonesia yang dapat diperluas ke negara anggota ASEAN, membahas ancaman platform global saat ini. “Dengan jumlah penduduk ASEAN yang mencapai 660 juta jiwa dan PDB triliun dolar AS, tentu potensi ekonomi digital menjadi sangat besar,” lanjutnya.
Baca juga: Jokowi Akan Hadiri Peringatan Hari Pers Nasional di Medan
Ancaman platform media global terjadi di berbagai negara. Di Malaysia, menurut Fahmi, pemasukan dari belanja iklan di media sekitar USD 1 miliar. Namun, sebagian besar masuk ke platform global. "Tiga perempatnya masuk ke Google, TikTok, dan Meta," jelas Fahmi.
Dia sudah bertemu dengan Google, TikTok, dan Meta. “Ke depan, kami akan membuat aturan yang adil. Kalau tidak win-win, ya jangan lose-lose, lah," ujar Fahmi. Aturan tersebut sebagai upaya pemerinrah membantu media massa di Malaysia.
Saat ini, Malaysia menyasar 24,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 2023 berasal dari ekonomi digital dan diperkirakan menjelang 2025 persentase itu naik menjadi 25%.
Baca juga: Jokowi Akan Hadiri Peringatan Hari Pers Nasional di Medan
Ancaman platform media global terjadi di berbagai negara. Di Malaysia, menurut Fahmi, pemasukan dari belanja iklan di media sekitar USD 1 miliar. Namun, sebagian besar masuk ke platform global. "Tiga perempatnya masuk ke Google, TikTok, dan Meta," jelas Fahmi.
Dia sudah bertemu dengan Google, TikTok, dan Meta. “Ke depan, kami akan membuat aturan yang adil. Kalau tidak win-win, ya jangan lose-lose, lah," ujar Fahmi. Aturan tersebut sebagai upaya pemerinrah membantu media massa di Malaysia.
Saat ini, Malaysia menyasar 24,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 2023 berasal dari ekonomi digital dan diperkirakan menjelang 2025 persentase itu naik menjadi 25%.
Lihat Juga :