Belajar dari Kasus Djoko Tjandra, Tim Pemburu Koruptor Direspons Pesimistis

Rabu, 15 Juli 2020 - 12:52 WIB
loading...
Belajar dari Kasus Djoko...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD berencana menghidupkan kembali tim pemburu koruptor yang dibentuk di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mahfud ingin tim pemburu koruptor bisa meringkus terpidana kasus Bank Bali, DJoko Tjandra yang sampai saat ini masih buron.

Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar pesimistis harapan itu bisa terkabul melalui tim pemburu koruptor. Hal itu didasari dari realitas praktik penegakan hukum di Indonesia.

"Realitasnya buron kakap sekelas Djoko Tjandra bisa bolak balik ‘ngentutin’ aparat keluar masuk Indonesia tanpa beban status buron. Artinya apa? Ada banyak oknum (birokrasi pemerintahan dan penegak hukum) yang masih berpihak pada kepentingan sempit dan receh, sehingga rela menegasikan penegakan hukum, ironis memang," ujar Fickar kepada wartawan, Rabu (14/7/2020).

(Baca: TPK Diaktifkan Kembali, DPR Ingatkan Agar Tak Tumpang Tindih dengan KPK)

Fickar juga menyebutkan contoh lainnya yakni terkait perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik (Mutual Legal Assistance/MLA) namun ketiadaan perjanjian ekstradisi dengan negara lain.

Negara-negara tempat pelarian buronan korupsi TPPU cenderung lebih melihat pada kepentingan investasi di negaranya, karena itu lebih menguntungkan. Misal kasus Maria Paulina gagal diextradisi di Singapura dan Belanda meskipun sudah ada Asean MLA Treaty UU No.15/2008.

"Jadi dengan dasar realitas seperti itu saya pesimistis tim pemburu koruptor dapat mencapai targetnya," ungkapnya.

(Baca: Wacana Pengaktifan Tim Pemburu Koruptor Tuai Sindiran Masyarakat)

Pada era SBY, TPK beranggotakan orang-orang Kemenkumham, Polri, Kejaksaan Agung, Kementerian Luar Negeri, dan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK). Ketua pertama tim ini adalah mantan Wakil Jaksa Agung Basrief Arief sampai 2007 dan digantikan oleh mantan Wakil Jaksa Agung Muchtar Arifin.

Selama aktif, saat dipimpin Basrief, TPK berhasil menangkap mantan Direktur Bank Sertivia David Nusa Wijaya yang menjadi tersangka kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp 1,3 triliun. TPK juga sempat mengejar aset Direktur Bank Global Irawan Salim yang terjerat kasus korupsi Bank Global ke Swiss.

Sementara di bawah kepemimpinan Muchtar Arifin, TPK berhasil menangkap tersangka kasus BLBI Adrian Mantan Bos PT Bank Surya Kiki Irawan di Australia pada 9 Desember 2008 dengan bantuan kepolisian setempat.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Polemik Alumni LPDP...
Polemik Alumni LPDP Hina Negara, Mahfud MD: Jangan Pernah Lelah Mencintai Negeri Ini
Wisuda UNOSO Dihadiri...
Wisuda UNOSO Dihadiri Rocky Gerung, Gories Mere, hingga Mahfud MD
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved