Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Jadi Faktor Reshuffle Kabinet Rabu Pon Tak Terwujud
Kamis, 02 Februari 2023 - 12:27 WIB
loading...
Pertemuan Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dinilai menjadi faktor tidak terwujudnya reshuffle kabinet pada Rabu Pon. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dinilai menjadi faktor tidak terwujudnya reshuffle kabinet pada Rabu Pon. Pertemuan itu diyakini telah membuahkan deal politik antarkeduanya.
Penilaian ini disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menanggapi tidak ada reshuffle kabinet pada Rabu Pon seperti diduga oleh banyak pihak sebelumnya.
"Ya kita tidak tahu, kita tunggu saja ya soal reshuffle itu. Karena itu kan sudah ada renegosiasi, sudah ada deal-deal antara Surya dengan Jokowi. Lain cerita kalau Surya Paloh tak bertemu Jokowi. Itu pasti sudah di-reshuffle. Tetapi karena sudah direnegosiasi, sudah ada deal politik, sudah ada kompromi, ya maka reshuffle itu tidak jadi atau tarik ulur," kata Ujang saat dihubungi, Kamis (2/2/2023).
Deal politik itu salah satunya ditandai dengan perubahan sikap Partai Nasdem setelah pertemuan Surya Paloh dan Jokowi. Nasdem tak lagi ngotot mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024. Nasdem tidak mengirimkan perwakilan saat PKS mendeklarasikan dukungan Anies sebagai capres 2024.
Penilaian ini disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menanggapi tidak ada reshuffle kabinet pada Rabu Pon seperti diduga oleh banyak pihak sebelumnya.
"Ya kita tidak tahu, kita tunggu saja ya soal reshuffle itu. Karena itu kan sudah ada renegosiasi, sudah ada deal-deal antara Surya dengan Jokowi. Lain cerita kalau Surya Paloh tak bertemu Jokowi. Itu pasti sudah di-reshuffle. Tetapi karena sudah direnegosiasi, sudah ada deal politik, sudah ada kompromi, ya maka reshuffle itu tidak jadi atau tarik ulur," kata Ujang saat dihubungi, Kamis (2/2/2023).
Deal politik itu salah satunya ditandai dengan perubahan sikap Partai Nasdem setelah pertemuan Surya Paloh dan Jokowi. Nasdem tak lagi ngotot mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024. Nasdem tidak mengirimkan perwakilan saat PKS mendeklarasikan dukungan Anies sebagai capres 2024.
Lihat Juga :