Rasa Keadilan dan Profesionalisme Polri
Rabu, 01 Februari 2023 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Kecelakaan Hasya melibatkan seorang pensiunan anggota polisi. Dirlantas Polda Metro Jaya menetapkan tersangka kepada Hasya karena kecelakaan itu dianggap murni disebabkan kelalaian almarhum saat mengendarai sepeda motor.
Sementara menurut kronologis yang disampaikan pihak keluarga Hasya, almarhum meninggal karena terlindas/tertabrak mobil yang dikendarai mantan Kapolsek Cilincing AKBP Purn Eko Setia Budi Wahono. Namun kronologis versi polisi, Hasya terjatuh dari sepeda motor dan menyenggol mobil Mitsubishi Pajero yang dikendarai Eko Setia Budi.
Upaya mediasi antara keluarga Hasya dan pengemudi Pajero tidak menemui titik temu. Beberapa hari lalu pihak keluarga bereaksi keras dan bertekad menempuh jalur hukum setelah almarhum Hasya ditetapkan tersangka oleh Dirlantas Polda Metro Jaya yang kemudian kasusnya dihentikan karena tersangkannya meninggal dunia.
Karena viral di media masss dan di media sosial, netizen juga menaruh simpati dan dukungan untuk keluarga korban untuk mendapatkan keadilan hukum. Merespons reaksi publik yang keras, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengusut kembali kasus ini.
Di waktu yang bersamaan, kepolisian juga menghadapi kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan mahasiswi asal Cianjur Selvi Amelia Nuraeni yang juga mengundang polemik serius. Mahasiswi Universitas Suryakancana itu meninggal ditabrak mobil rombongan polisi di wilayah Cianjur. Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menegaskan Selvi tidak ditabrak rombongan mobil polisi. Tapi oleh mobil Audi warna hitam yang dikemudikan warga sipil yang menerobos masuk rombongan mobil polisi.
Sopir Audi Hitam sudah ditetapkan tersangka. Namun, menurut pihak keluarga mobil yang menabrak Selvi bukan Audi warna hitam, tapi Toyota Kijang Innova dari rombongan kepolisian. Polemik mencuat dan warga mengadu ke akun sosmed Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang kemudian menjadikan kasus sebagai atensi khusus.
Sementara menurut kronologis yang disampaikan pihak keluarga Hasya, almarhum meninggal karena terlindas/tertabrak mobil yang dikendarai mantan Kapolsek Cilincing AKBP Purn Eko Setia Budi Wahono. Namun kronologis versi polisi, Hasya terjatuh dari sepeda motor dan menyenggol mobil Mitsubishi Pajero yang dikendarai Eko Setia Budi.
Upaya mediasi antara keluarga Hasya dan pengemudi Pajero tidak menemui titik temu. Beberapa hari lalu pihak keluarga bereaksi keras dan bertekad menempuh jalur hukum setelah almarhum Hasya ditetapkan tersangka oleh Dirlantas Polda Metro Jaya yang kemudian kasusnya dihentikan karena tersangkannya meninggal dunia.
Karena viral di media masss dan di media sosial, netizen juga menaruh simpati dan dukungan untuk keluarga korban untuk mendapatkan keadilan hukum. Merespons reaksi publik yang keras, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengusut kembali kasus ini.
Di waktu yang bersamaan, kepolisian juga menghadapi kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan mahasiswi asal Cianjur Selvi Amelia Nuraeni yang juga mengundang polemik serius. Mahasiswi Universitas Suryakancana itu meninggal ditabrak mobil rombongan polisi di wilayah Cianjur. Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menegaskan Selvi tidak ditabrak rombongan mobil polisi. Tapi oleh mobil Audi warna hitam yang dikemudikan warga sipil yang menerobos masuk rombongan mobil polisi.
Sopir Audi Hitam sudah ditetapkan tersangka. Namun, menurut pihak keluarga mobil yang menabrak Selvi bukan Audi warna hitam, tapi Toyota Kijang Innova dari rombongan kepolisian. Polemik mencuat dan warga mengadu ke akun sosmed Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang kemudian menjadikan kasus sebagai atensi khusus.
Lihat Juga :