Sekjen Gerindra Ungkap Alasan Prabowo Bertekad Jadi Presiden RI
Senin, 30 Januari 2023 - 18:21 WIB
loading...
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani membuka acara Rakerda DPD Gerindra Lampung pada Senin (30/1/2023). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan alasan dasar Prabowo Subianto bertekad menjadi Presiden Republik Indonesia (RI). Jabatan presiden akan digunakan sebagai alat untuk memperjuangkan rakyat kecil.
Hal ini diungkapkan Ahmad Muzani membuka acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Gerindra Lampung pada Senin (30/1/2023). Partai politik merupakan wadah menempa calon-calon pemimpin mendatang. Untuk itu, Partai Gerindra akan terus belajar dari partai politik lain yang telah lebih dulu berkuasa. Tujuannya, untuk melayani rakyat sebaik-baiknya dan bagaimana mengelola kekuasaan yang dimaksudkan untuk kepentingan rakyat.
"Dan Pak Prabowo mentekadkan diri bahwa jabatan presiden yang nantinya akan diraih itu dimaksudkan sebagai alat perjuangan untuk orang-orang kecil," kata Muzani dalam keterangannya, Senin (30/1/2023).
Muzani berharap masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Lampung, bisa menerima Partai Gerindra dengan tangan terbuka. Ia juga berharap masyarakat tak menganggap Partai Gerindra sebagai rival abadi.
Hal ini diungkapkan Ahmad Muzani membuka acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Gerindra Lampung pada Senin (30/1/2023). Partai politik merupakan wadah menempa calon-calon pemimpin mendatang. Untuk itu, Partai Gerindra akan terus belajar dari partai politik lain yang telah lebih dulu berkuasa. Tujuannya, untuk melayani rakyat sebaik-baiknya dan bagaimana mengelola kekuasaan yang dimaksudkan untuk kepentingan rakyat.
"Dan Pak Prabowo mentekadkan diri bahwa jabatan presiden yang nantinya akan diraih itu dimaksudkan sebagai alat perjuangan untuk orang-orang kecil," kata Muzani dalam keterangannya, Senin (30/1/2023).
Muzani berharap masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Lampung, bisa menerima Partai Gerindra dengan tangan terbuka. Ia juga berharap masyarakat tak menganggap Partai Gerindra sebagai rival abadi.
Lihat Juga :