Syarikat Islam Dukung Inggit Garnasih Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional
Senin, 30 Januari 2023 - 07:40 WIB
loading...
Inggit Garnasih dan Soekarno. Foto/Arsip Sejarah/Sampoer Merah
A
A
A
JAKARTA - Inggit Garnasih , istri dari Soekarno didukung untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Dukungan ini datang dari Sekretaris Jenderal Syarikat Islam, Ferry Juliantono.
Pernyataan Ferry Juliantono tersebut merupakan respons dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk memperjuangkan Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional.
"Ibu Inggit Garnasih sebagai pribadi dan selaku istri Bapak Ir Soearno banyak berjasa dalam pergerakan perjuangan kemerdekaan. Terutama perannya dalam memberi spirit kejuangan bagi Bapak Ir Soekarno dalam memerjuangkan Indonesia menuju kemerdekaan," kata Ferry, Senin (30/1/2023).
Baca juga: Profil Inggit Garnasih, Istri Kedua yang Setia Temani Bung Karno di Masa Sulit
Dijelaskan Ferry, perjuangan pribadi Ibu Inggit cukup besar dalam menyokong Kongres Nasional Syarikat Islam (1916) di Bandung. Ibu Inggit sebagai kader aktif diberi kepercayaan bertugas sebagai koordinator penerima tamu dan menangani dapur umum untuk menyiapkan logistik bagi para perutusan kongres yang datang dari seluruh Nusantara.
Pernyataan Ferry Juliantono tersebut merupakan respons dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk memperjuangkan Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional.
"Ibu Inggit Garnasih sebagai pribadi dan selaku istri Bapak Ir Soearno banyak berjasa dalam pergerakan perjuangan kemerdekaan. Terutama perannya dalam memberi spirit kejuangan bagi Bapak Ir Soekarno dalam memerjuangkan Indonesia menuju kemerdekaan," kata Ferry, Senin (30/1/2023).
Baca juga: Profil Inggit Garnasih, Istri Kedua yang Setia Temani Bung Karno di Masa Sulit
Dijelaskan Ferry, perjuangan pribadi Ibu Inggit cukup besar dalam menyokong Kongres Nasional Syarikat Islam (1916) di Bandung. Ibu Inggit sebagai kader aktif diberi kepercayaan bertugas sebagai koordinator penerima tamu dan menangani dapur umum untuk menyiapkan logistik bagi para perutusan kongres yang datang dari seluruh Nusantara.
Lihat Juga :