Rasmus Paludan Bakar Al-Qur’an, PBNU: Tindakan Brutal
Senin, 23 Januari 2023 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
"Kebebasan berekspresi adalah bagian mendasar dari demokrasi, namun harus dilakukan dengan cara yang sopan dan bertanggung jawab," ucapnya.
Menurutnya, aksi pemimpin partai sayap kanan Denmark, Rasmus Paludan yang membakar Al-Qur’an sangat tidak mencerminkan tanggung jawab dalam berpendapat. "Membakar kitab suci adalah tindakan yang sangat tercela dan tidak sopan, kita menolak keras perilaku dan ujaran kebencian serta ekstremisme yang merusak perdamaian dan toleransi antar umat beragama," katanya.
Dia pun menilai Pemerintah Indonesia perlu melayangkan protes kepada Pemerintah Swedia terkait aksi tersebut. "Ya (Pemerintah Indonesia perlu protes), saya dengar Kemlu RI sudah mengeluarkan sikap mengecam keras tindakan vandalisme tersebut," pungkasnya.
Menurutnya, aksi pemimpin partai sayap kanan Denmark, Rasmus Paludan yang membakar Al-Qur’an sangat tidak mencerminkan tanggung jawab dalam berpendapat. "Membakar kitab suci adalah tindakan yang sangat tercela dan tidak sopan, kita menolak keras perilaku dan ujaran kebencian serta ekstremisme yang merusak perdamaian dan toleransi antar umat beragama," katanya.
Dia pun menilai Pemerintah Indonesia perlu melayangkan protes kepada Pemerintah Swedia terkait aksi tersebut. "Ya (Pemerintah Indonesia perlu protes), saya dengar Kemlu RI sudah mengeluarkan sikap mengecam keras tindakan vandalisme tersebut," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :