Alvara: Kepuasan Kinerja Pemerintah Pusat Rendah, Gugus Tugas Tinggi

Minggu, 12 Juli 2020 - 16:01 WIB
Aspek kepuasan ini diukur dari beberapa parameter. Antara lain, mayoritas publik mengaku puas dengan informasi protokol kesehatan mencapai 73,3%. Disusul perawatan pasien Covid-19 sebesar 72,3% dan ketiga bantuan sosial 56,2%.

Berikutnya, pemulihan ekonomi hanya diapresiasi 48,2%; ketegasan bagi yang melanggar protokol kesehatan 47,3%; Kartu Prakerja 39,2%; dan penanganan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hanya sebesar 31,9%.

"Survei ini dilakukan sebelum ada putusan Kartu Prakerja distop. Dan ternyata tingkat kepuasan publik terhadap program ini rendah. Penanganan PHK juga rendah karena banyak masyarakat yang terkena PHK. Bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan juga belum ada ketegasan. Soal pemulihan ekonomi juga belum diapresiasi," paparnya.

Bahkan, kata Hasan, tingkat optimisme publik terhadap kondisi ekonomi Indonesia juga turun, hanya berada di angka di atas 50%, tepatnya 63,5%. Kondisi ini turun dibanding survei pada Oktober 2019 lalu yang berada di angka 71,0%.

Rinciannya, sangat optimistis sekali 2,9%; sangat optimistis 8,4%; optimis 52,2%; pesimis 28,1%; sangat pesimis 4,7%; dan sangat pesimis sekali 3,8%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!