Jokowi Isyaratkan Reshuffle Kabinet, PAN: Bisa Saja Alasan Politik, Bukan Kinerja

Selasa, 27 Desember 2022 - 11:19 WIB
Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, reshuffle kabinet bisa saja bukan karena kinerja tapi alasan politik. FOTO/INSTAGRAM
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi sinyal reshuffle kabinet yang diisyaratkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai hak prerogatif, presiden bisa saja melakukan perombakan jajaran menteri kapan saja.

"Presiden itu penanggung jawab jalannya pemerintahan. Sejalan dengan itu, presiden berhak untuk mengangkat para menteri dan pembantunya. Kinerja merekalah yang selalu diperhatikan, dijaga, dan dievaluasi. Jika baik, tentu dilanjutkan. Kalau tidak baik, diperingatkan. Dan kalau sudah tidak bisa diperbaiki, presiden berhak untuk melakukan reshuffle atau pergantian," kata Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).



Menurut Saleh, dalam kasus tertentu, pergantian menteri juga bisa karena alasan politik, bukan kinerja yang tidak baik. "Sekali lagi, itu adalah hak dan kekuasaan presiden," katanya.

Saleh mengaku PAN belum mendapat informasi resmi terkait reshuffle kabinet baru diwacanakan di media. Menurutnya, kepastian reshuffle ini belum pernah diungkap ke publik secara terbuka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!