Ini Deretan Ketua Umum Partai Golkar, dari Tentara ke Tangan Pengusaha
Minggu, 18 Desember 2022 - 08:29 WIB
5. Wahono (1988-1993)
Foto/istimewa
Wahono adalah tentara terakhir yang menjadi ketua umum Golkar. Pangkat terakhirnya Letnan Jenderal. Pernah menjadi ketua MPR dan Gubernur Jawa Timur, pria kelahiran Tulungagng itu meninggal di Jakarta pada 8 November 2004 dan dimakamkan di TMP Kalibata.
6. Harmoko (1993-1998)
Foto/istimewa
Harmoko adalah ketua umum pertama Golkar dari sipil sekaligus yang terakhir sebelum era reformasi. Harmoko sebelumnya dikenal sebagai wartawan. Dia adalah ketua umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1972 lalu terpilih sebagai anggota DPR dari Golka pada Pemilu 1977.
Lima tahun berselang, Harmoko diangkat sebagai Menteri Penerangan. Sejak itulah, Harmoko menjadi salah satu menteri Soehato paling dikenal sepanjang sejarah Orde Baru. Harmoko meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada 4 Juli 2021.
7. Akbar Tandjung (1998-2004)
Foto/golkarpedia
Akbar Tandjung adalah ketua umum Golkar kedua dari sipil. Dia juga merupakan ketua umum Golkar pertama setelah reformasi. Akbar Tanjung menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada 11 Juli 1998 sampai 19 Desember 2004 menggantikan Harmoko.
Dia sukses membawa Golkar keluar dari krisis di tengah derasnya desakan untuk membubarkan Golkar lantaran eksistensinya dianggap hanya alat bagi kekuasaan Orde Baru. Dengan slogan sebagai Golkar Baru, untuk pertama kalinya kata partai secara resmi dibubuhkan pada Golkar di Pemlu 1999.
8. Jusuf Kalla (2004-2009)
Foto/antara
Muhammad Jusuf Kalla adalah pengusaha pertama yang menjabat sebagai ketua umum Golkar. Pada saat yang sama, Jusuf Kalla terpilih menjadi Wakil Presiden yang berpasangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden.
9. Aburizal Bakrie (2009-2014)
Foto/istimewa
Wahono adalah tentara terakhir yang menjadi ketua umum Golkar. Pangkat terakhirnya Letnan Jenderal. Pernah menjadi ketua MPR dan Gubernur Jawa Timur, pria kelahiran Tulungagng itu meninggal di Jakarta pada 8 November 2004 dan dimakamkan di TMP Kalibata.
6. Harmoko (1993-1998)
Foto/istimewa
Harmoko adalah ketua umum pertama Golkar dari sipil sekaligus yang terakhir sebelum era reformasi. Harmoko sebelumnya dikenal sebagai wartawan. Dia adalah ketua umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1972 lalu terpilih sebagai anggota DPR dari Golka pada Pemilu 1977.
Lima tahun berselang, Harmoko diangkat sebagai Menteri Penerangan. Sejak itulah, Harmoko menjadi salah satu menteri Soehato paling dikenal sepanjang sejarah Orde Baru. Harmoko meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada 4 Juli 2021.
7. Akbar Tandjung (1998-2004)
Foto/golkarpedia
Akbar Tandjung adalah ketua umum Golkar kedua dari sipil. Dia juga merupakan ketua umum Golkar pertama setelah reformasi. Akbar Tanjung menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada 11 Juli 1998 sampai 19 Desember 2004 menggantikan Harmoko.
Dia sukses membawa Golkar keluar dari krisis di tengah derasnya desakan untuk membubarkan Golkar lantaran eksistensinya dianggap hanya alat bagi kekuasaan Orde Baru. Dengan slogan sebagai Golkar Baru, untuk pertama kalinya kata partai secara resmi dibubuhkan pada Golkar di Pemlu 1999.
8. Jusuf Kalla (2004-2009)
Foto/antara
Muhammad Jusuf Kalla adalah pengusaha pertama yang menjabat sebagai ketua umum Golkar. Pada saat yang sama, Jusuf Kalla terpilih menjadi Wakil Presiden yang berpasangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden.
9. Aburizal Bakrie (2009-2014)
Lihat Juga :