Bagaimana Meraup Suara Anak Muda di Pemilu 2024? Mahasiswi Cantik Ini Beri Tips Cerdas
Jum'at, 02 Desember 2022 - 17:12 WIB
Sebelumnya, Ravena juga menjelaskan masalah sebenarnya generasi muda itu enggan berpolitik karena stereotipe yang menyebutkan parpol tempat menelurkan pejabat korupsi. Imbasnya, generasi muda menjadi golput dan tidak mengunakan hak suara mereka.
"Mereka menganggap parpol itu tidak penting, karena suara-suara mereka ini tidak didengar. Ketika sudah menjabat hanya janji-janji palsu. Akhirnya anak-anak muda ini tidak menentuhkan pilihannya dan golput gitu," ungkap Ravena.
Faktor ketidakpercayaan dan mengubah stereotipe parpol di mata generasi muda menjadi pekerjaan rumah yang serius dilakukan setiap pelaku parpol.
"Ini menjadi PR partai-partai politik. Ajaklah, gaetlah, didiklah, edukasilah generasi-generasi muda dan gimana caranya parpol merubah mindset anak muda," pungkasnya.
"Mereka menganggap parpol itu tidak penting, karena suara-suara mereka ini tidak didengar. Ketika sudah menjabat hanya janji-janji palsu. Akhirnya anak-anak muda ini tidak menentuhkan pilihannya dan golput gitu," ungkap Ravena.
Faktor ketidakpercayaan dan mengubah stereotipe parpol di mata generasi muda menjadi pekerjaan rumah yang serius dilakukan setiap pelaku parpol.
"Ini menjadi PR partai-partai politik. Ajaklah, gaetlah, didiklah, edukasilah generasi-generasi muda dan gimana caranya parpol merubah mindset anak muda," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :