Pemerintah Perlu Bikin Milenial Akrab dengan Pangan Lokal
Selasa, 29 November 2022 - 15:55 WIB
Menurut Marko, penting membahasakan pangan lokal dalam bahasa milenial. "Agar kita tidak kehilangan budaya. Tapi penting juga untuk memberikan edukasi kepada generasi milenial makanan bisa menjadi racun atau obat bagi tubuh kita," ujar Marko Mahin.
Hal senada juga dikatakan oleh peneliti kuliner NUSA Indonesian Gastronomy Meilati Batubara. "Pada dasarnya penting sekali menggapai generasi milenial dan di bawahnya. Supaya pangan lokal tidak ditinggalkan," kata Meilati Batubara.
Dia berpendapat, dibutuhkan peta jalan untuk mendukung ketahanan pangan lokal dalam jangka panjang. "Membuat roadmap (peta jalan) atau narasi-narasi baik bagaimana pangan lokal bisa bertahan. Bukan saling mematikan dengan budaya-budaya yang masuk," pungkasnya.
Sekadar diketahui, pemerintah melalui Kementerian Pertanian sedang menggalakkan budidaya pangan lokal seperti jagung, singkong, sorgum, porang, dan sagu melalui perluasan lahan produksi serta pembukaan lahan baru.
Hal senada juga dikatakan oleh peneliti kuliner NUSA Indonesian Gastronomy Meilati Batubara. "Pada dasarnya penting sekali menggapai generasi milenial dan di bawahnya. Supaya pangan lokal tidak ditinggalkan," kata Meilati Batubara.
Dia berpendapat, dibutuhkan peta jalan untuk mendukung ketahanan pangan lokal dalam jangka panjang. "Membuat roadmap (peta jalan) atau narasi-narasi baik bagaimana pangan lokal bisa bertahan. Bukan saling mematikan dengan budaya-budaya yang masuk," pungkasnya.
Sekadar diketahui, pemerintah melalui Kementerian Pertanian sedang menggalakkan budidaya pangan lokal seperti jagung, singkong, sorgum, porang, dan sagu melalui perluasan lahan produksi serta pembukaan lahan baru.
(rca)
Lihat Juga :