Laporan UNESCO: Indonesia Nihil Kasus Pembunuhan Jurnalis

Kamis, 24 November 2022 - 18:05 WIB
“Selamat. Mudah-mudahan kebebasan pers terus terpelihara dan kekerasan terhadap pers terus bisa ditekan,” tutur Yadi.

Berdasarkan Laporan 2022 tentang Keselamatan Jurnalis dan Bahaya Impunitas yang dirilis organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini, kawasan Amerika Latin dan Karibia mencatat kasus terbanyak diikuti Asia Pasifik dari 117 pembunuhan jurnalis yang dilaporkan. Sementara di Afrika terjadi kenaikan hampir dua kali lipat dari yang dilaporkan pada 2021. Baca juga: Israel Tolak Bantu FBI Selidiki Pembunuhan Jurnalis Palestina

Laporan UNESCO juga mencatat bahwa jurnalis televisi menjadi kelompok korban terbesar pembunuhan antara periode 2014-2020. Namun, pada 2021 pembunuhan terhadap jurnalis lintas platform bertambah hingga mencapai 41% dari jumlah total kematian, menjadikan jurnalis lintas platform menjadi yang paling rentang terhadap serangan yang berdampak hilangnya nyawa.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!