Klaim Pratikno Kabinet Membaik Setelah Jokowi Marah, Pengamat: Lebay

Rabu, 08 Juli 2020 - 08:12 WIB
Di sisi lain, Karyono menganggap, maksud Pratikno mungkin baik untuk mendinginkan suasana agar para menteri bisa tenang dan fokus dalam menjalankan tugas. Tetapi, sayangnya, isu reshuffle sudah terlanjur bergulir, yang berawal dari pernyataan presiden. Sehingga perlu waktu untuk menerimanya.

"Ucapan presiden soal reshuffle sudah terlanjut dicatat dalam memori kolektif publik. Tidak mudah untuk menghapus. Dan itu akan selalu diingat publik selamanya," tandasnya.

(Baca: Isu Reshuffle, Iwan Fals: Oalah Cuma Gertakan Doang Toh)

Isu reshuffle kabinet mencuat setelah beredarnya video kemarahan Jokowi yang diunggah sekretariat negara. Belakangan, Mensesneg Pratikno mengatakan teguran presiden memiliki arti yang signifikan karena kinerja para menteri langsung membaik. Karena itu isu reshuflle kabinet tidak relevan lagi.

“Teguran keras tersebut dilaksanakan secara cepat oleh kabinet. Ini progress yang bagus. Jadi kalau progress-nya bagus, ngapain di-reshuffle,” ungkapnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!