Kasus Covid-19 Meningkat, Legislator Minta Vaksinasi Digenjot Lagi
Rabu, 09 November 2022 - 23:15 WIB
Dia mengatakan kenaikan kasus Covid-19 sebanyak 2.300 hingga 5.000-an pada 4 Oktober 2022 hingga 8 November 2022. Sedangkan jumlah pasien yang dirawat sekitar 27.000-an, dan yang sembuh 76% atau 20.749.
Kemudian, lebih dari 32% pasien di rumah sakit karena Covid-19 itu ternyata belum mendapatkan vaksin. Sekitar 48% dari pasien yang meninggal belum divaksin.
"Itu besar. Sedangkan 40% pasien dengan status berat, sedang, kritis ringan belum divaksin," kata Rahmad Handoyo.
Melihat fakta dan data itu, dia kembali mengingatkan agar masyarakat segera mendapatkan vaksin booster. "Perlu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa fungsi vaksin itu dalam rangka menekan sakit parah, juga menekan angka kematian. Itu fungsi vaksin booster. Terlebih lagi bagi yang belum vaksin dan ini harus jadi perhatian bersama," tuturnya.
Dia pun mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. "Artinya kita harus melindungi saudara kita, keluarga kita yang ada punya risiko tinggi, komorbid, lansia (lanjut usia, red). Saya kira tetap dengan protokol kesehatan dan juga vaksin booster," pungkasnya.
Kemudian, lebih dari 32% pasien di rumah sakit karena Covid-19 itu ternyata belum mendapatkan vaksin. Sekitar 48% dari pasien yang meninggal belum divaksin.
"Itu besar. Sedangkan 40% pasien dengan status berat, sedang, kritis ringan belum divaksin," kata Rahmad Handoyo.
Melihat fakta dan data itu, dia kembali mengingatkan agar masyarakat segera mendapatkan vaksin booster. "Perlu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa fungsi vaksin itu dalam rangka menekan sakit parah, juga menekan angka kematian. Itu fungsi vaksin booster. Terlebih lagi bagi yang belum vaksin dan ini harus jadi perhatian bersama," tuturnya.
Dia pun mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. "Artinya kita harus melindungi saudara kita, keluarga kita yang ada punya risiko tinggi, komorbid, lansia (lanjut usia, red). Saya kira tetap dengan protokol kesehatan dan juga vaksin booster," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :