Mochtar Mohamad: AHY- Ahmad Heryawan Berpeluang Duet di Pilpres 2024

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 07:03 WIB
Mochtar menyebut, dengan jumlah 54 kursi yang dimiliki Demokrat dan 50 kursi yang dimiliki PKS serta 19 kursi PPP maka jika ditotal mencapai 123 kursi. Jumlah ini dinilai cukup mengusung AHY sebagai capres dan Aher sebagai cawapres. ”Agar poros tersebut bisa mulus perlu peran kabinet Jokowi agar koalisi pemerintah bisa menghasilkan empat poros pasangan capres-cawapres 2024,” ucapnya.

Keempat poros tersebut antara lain, poros pertama PDIP 128 kursi, poros kedua Partai Gerindra 78 kursi dan PKB 58 kursi total 136 kursi. Kemudian, poros ketiga Partai Golkar 85 kursi dan PAN sebanyak 44 kursi sehingga totalnya 129 kursi. Terakhir, poros keempat Partai Demokrat sebanyak 54 kursi, PKS 50 kursi, dan PPP 19 kursi, sehingga totalnya 123 kursi

"Keseriusan formasi ini tentu diawali dengan penguatan Kabinet Jokowi untuk mereshuffle 3 menteri dari Nasdem diganti dengan anggota kabinet poros keempat yakni Demokrat, PKS dan PPP,” katanya.

Konsensus politik, kata dia, bisa dibangun dari 4 poros ini, siapa pun pemenangnya semua berkomitmen melanjutkan tahapan pembangunan yang sudah dirintis oleh Presiden Jokowi.

"Komitmen ini akan kokoh kalau semua partai atau paslon menjadi bagian kabinet 2024 sehingga etika politik terjaga, bersaing secara objektif jauh dari black campaign dan negative campaign yang bermuara ke perpecahan bangsa. Dengan konfigurasi seperti ini maka potensi partai-partai di koalisi pemerintah akan dapat lolos ke senayan," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!