Din Syamsuddin Ajak Umat Lintas Agama Bekerja Sama Membangun Peradaban Baru Pascapandemi
Selasa, 25 Oktober 2022 - 23:12 WIB
Kolaborasi lintas agama, lanjut Din, adalah suatu keharusan. Menurut Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta ini, tidak ada satu kelompok agama yang bisa mengatasi masalah sendiri. Kolaborasi lintas agama, menurut mantan Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini, tidak berarti mencampuradukkan keyakinan agama-agama. Kolaborasi mengambil bentuk kerja sama kemanusiaan. Sejatinya, agama diturunkan untuk umat manusia dan kemanusiaan.
Baca juga: G20, Kesehatan dan Pandemi Covid-19
Kolaborasi lintas agama, lanjut Din, bukanlah hal baru. Umat berbagai agama sudah banyak bekerja sama, seperti di Indonesia, Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) sudah sering bekerja sama dengan Catholic Relief Service, World Vision (Protestan), Buddha Tzechi, dan lain-lain, khususnya dalam penanggulangi bencana alam.
"Kini saatnya, umat berbagai agama perlu mengembangkan kerja sama dalam menanggulangi akibat pandemi dan membangun peradaban dunia baru pascapandemi," pungkas Din.
Baca juga: G20, Kesehatan dan Pandemi Covid-19
Kolaborasi lintas agama, lanjut Din, bukanlah hal baru. Umat berbagai agama sudah banyak bekerja sama, seperti di Indonesia, Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) sudah sering bekerja sama dengan Catholic Relief Service, World Vision (Protestan), Buddha Tzechi, dan lain-lain, khususnya dalam penanggulangi bencana alam.
"Kini saatnya, umat berbagai agama perlu mengembangkan kerja sama dalam menanggulangi akibat pandemi dan membangun peradaban dunia baru pascapandemi," pungkas Din.
(zik)
Lihat Juga :