Khawatir Situasi Keamanan, Warga Jayapura: Lukas Enembe Hanya Gubernur Papua, Bukan Kepala Suku
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 23:04 WIB
Banyak warga Jayapura khawatir terhadap situasi keamanan di Papua pascaGubernur Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Salah satunya Nikolas Demetouw yang tinggal di wilayah Distrik Depapre, Jayapura. Foto: SINDOnews/Dok
JAYAPURA - Banyak warga Jayapura merasa khawatir terhadap situasi keamanan di Papua pascaGubernur Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satunya Nikolas Demetouw yang tinggal di wilayah Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.
Kekhawatiran Nikolas salah satunya disebabkan adanya informasi yang beredar bahwa Gubenur Lukas Enembe adalah kepala suku besar bagi seluruh orang Papua. Menurut Nikolas, hal itu dapat menimbulkan keresahan dan penolakan dari komunitas suku-suku yang ada di seluruh tanah Papua.
“Bagi kami orang Jayapura, kami tidak setuju, karena kita di Jayapura juga punya kepala suku besar. Jadi kalau bapa Lukas ini kami tahu sebagai Gubernur Papua untuk semua masyarakat lewat Pemerintah. Tapi lewat adat, kami orang Jayapura tidak tahu bapa Lukas sebagai Ondoafi terbesar untuk orang Papua,” tegas Nikolas, Sabtu (8/10/2022).
Baca juga: Belajar dari Kasus Lukas Enembe, Tokoh Muda: Pemimpin Papua ke Depan Harus Di-screening
Kekhawatiran Nikolas salah satunya disebabkan adanya informasi yang beredar bahwa Gubenur Lukas Enembe adalah kepala suku besar bagi seluruh orang Papua. Menurut Nikolas, hal itu dapat menimbulkan keresahan dan penolakan dari komunitas suku-suku yang ada di seluruh tanah Papua.
“Bagi kami orang Jayapura, kami tidak setuju, karena kita di Jayapura juga punya kepala suku besar. Jadi kalau bapa Lukas ini kami tahu sebagai Gubernur Papua untuk semua masyarakat lewat Pemerintah. Tapi lewat adat, kami orang Jayapura tidak tahu bapa Lukas sebagai Ondoafi terbesar untuk orang Papua,” tegas Nikolas, Sabtu (8/10/2022).
Baca juga: Belajar dari Kasus Lukas Enembe, Tokoh Muda: Pemimpin Papua ke Depan Harus Di-screening
Lihat Juga :