Respons Jenderal Andika Terkait Megawati Singgung Pertahanan Negara
Rabu, 05 Oktober 2022 - 17:37 WIB
Lebih lanjut, Andika turut bercerita mengenai kurangnya prajurit yang kerap berjaga di perbatasan. Sehingga, bila diambil dari contoh di perbatasan Malaysia, diibaratkan hanya ada satu prajurit di setiap satu kilometer perbatasan.
"Misalnya sepanjang perbatasan Indonesia dengan Malaysia, itu kan 2.000 km, prajurit kita yang ada di sana 1.800 di perbatasan. Berarti kan kalau dibentangkan dari kiri ke kanan, satu orang dengan orang yang lain itu jaraknya satu kilo, kurang sebenarnya," tuturnya.
"Tapi ya kita harus smart, makanya kita yang penting enggak boleh nyerah dengan kekurangan personel kita. Gimana caranya, memanfaatkan masyarakat sekitar, kita membina mereka, sehingga mereka bisa menjadi early warning bagi kita," sambungnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memanggil Jenderal Andika Perkasa beserta tiga kepala staf. Pemanggilan tersebut menanggapi pernyataan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang menyebut sistem pertahanan di bawah kepemimpinan Jokowi dianggap maju mundur.
"Ya sudah, hari Senin kemarin saya memanggil Panglima TNI beserta kepala staf darat, laut, udara," kata Jokowi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10/2022).
"Misalnya sepanjang perbatasan Indonesia dengan Malaysia, itu kan 2.000 km, prajurit kita yang ada di sana 1.800 di perbatasan. Berarti kan kalau dibentangkan dari kiri ke kanan, satu orang dengan orang yang lain itu jaraknya satu kilo, kurang sebenarnya," tuturnya.
"Tapi ya kita harus smart, makanya kita yang penting enggak boleh nyerah dengan kekurangan personel kita. Gimana caranya, memanfaatkan masyarakat sekitar, kita membina mereka, sehingga mereka bisa menjadi early warning bagi kita," sambungnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memanggil Jenderal Andika Perkasa beserta tiga kepala staf. Pemanggilan tersebut menanggapi pernyataan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang menyebut sistem pertahanan di bawah kepemimpinan Jokowi dianggap maju mundur.
"Ya sudah, hari Senin kemarin saya memanggil Panglima TNI beserta kepala staf darat, laut, udara," kata Jokowi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10/2022).
(maf)
Lihat Juga :