Sebut Ada Dugaan Kecurangan Pemilu di 2024, Pengamat: SBY Blunder
Minggu, 25 September 2022 - 16:30 WIB
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, kritik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal dugaan kecurangan pemilu di 2024 akan menjadi bumerang bagi Partai Demokrat. FOTO/IST
JAKARTA - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, kritik Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) soal dugaan kecurangan pemilu di 2024 akan menjadi bumerang bagi Partai Demokrat. Menurut Adi, kritikan tersebut masih berupa asumsi dan tidak bisa dibuktikan.
"Jadi, sebenarnya kritik yang semacam ini adalah perkara alamiah dalam politik kita, tapi kalau tidak kuat data dan argumen, maka akan menjadi blunder yang cukup luar biasa," ujar Adi Prayitno dalam seminar nasional 'Perang Klaim Infrastruktur dan Tudingan Pemilu Curang 2024' di Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2022).
Adi mengatakan, dugaan kecurangan pemilu di pemerintahan SBY juga terjadi di 2009 silam terkait permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebab, banyak masyarakat yang tidak terdaftar sebagai pemilih saat kontestasi pilpres. Dugaan kecurangan ini diperkuat pernyataan sikap dan petisi yang ditandatangani oleh partai-partai oposisi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan aktivis-aktivis demokrasi.
Baca juga: Sebut Ada Tanda-tanda Pemilu 2024 Tidak Jurdil, SBY Putuskan untuk Turun Gunung
"Jadi, sebenarnya kritik yang semacam ini adalah perkara alamiah dalam politik kita, tapi kalau tidak kuat data dan argumen, maka akan menjadi blunder yang cukup luar biasa," ujar Adi Prayitno dalam seminar nasional 'Perang Klaim Infrastruktur dan Tudingan Pemilu Curang 2024' di Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2022).
Adi mengatakan, dugaan kecurangan pemilu di pemerintahan SBY juga terjadi di 2009 silam terkait permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebab, banyak masyarakat yang tidak terdaftar sebagai pemilih saat kontestasi pilpres. Dugaan kecurangan ini diperkuat pernyataan sikap dan petisi yang ditandatangani oleh partai-partai oposisi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan aktivis-aktivis demokrasi.
Baca juga: Sebut Ada Tanda-tanda Pemilu 2024 Tidak Jurdil, SBY Putuskan untuk Turun Gunung
Lihat Juga :