Wajar Jokowi Marah Atas Kinerja Menterinya

Kamis, 02 Juli 2020 - 20:35 WIB
Iskandar berpendapat bahwa apa yang disampaikan Presiden ini sangat serius. Hal tersebut terlihat dari raut wajah dan gesture tubuh Presiden pada saat berpidato. Termasuk lontaran reshuffle bukan sesuatu yang tidak mungkin.

“Apa yang Presiden Jokowi sampaikan terkait akan me-reshuffle menteri yang tidak maksimal adalah langka yang tepat. Mengingat persoalan bangsa hari ini terutama dalam sektor ekonomi dan kesehatan membutuhkan kerja serius. Jika mereka lambat dan bertindak tidak tepat, Indonesia bakal digilas krisis,” ujarnya di hadapan para awak media. (Baca juga: Ditanya soal Jokowi Marah, Menkes Terawan Salah Tingkah)

Terkait perbaikan, Iskandar menjelaskan bahwa dalam menyusun kabinet tidak hanya mencari orang pintar. Dibutuhkan orang-orang yang memiliki jam terbang tinggi terhadap suatu persoalan, terutama yang berkaitan dengan birokrasi. Kriteria selanjutnya adalah profesional atau ahli di bidangnya. Terakhir adalah orang-orang yang memiliki leadership yang tinggi.

Namun, keputusan reshuffle mutlak kewenangan Presiden. "Itu biar jadi urusan Presiden. Akan menetapkan siapa dalam pergantian struktur menteri. Kita nggak usah ikut campur, termasuk partai politik agar bisa legawa dan tidak melakukan intervensi” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ibnu Munzir, domisioner pengurus Golkar yang juga mantan anggota DPR. Menurutnya, untuk memulihkan kondisi bangsa langkah tegas Presiden sangat dibutuhkan. Reshuffle dan peleburan beberapa kementrian terkait layak dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!