Survei: Kinerja Moncer Jadi Alasan Elektabilitas Prabowo Kokoh
Jum'at, 09 September 2022 - 18:55 WIB
Survei Indostrategi Research and Consulting menyebut, kinerja moncer jadi penyebab elektabilitas Prabowo Subianto kokoh di puncak. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Persaingan tokoh potensial menuju Pilpres 2024 makin hangat, setidaknya ada tiga tokoh yang selalu dominan yakni, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Meski demikian, Prabowo masih di posisi teratas .
Survei Indostrategi Research and Consulting yang dirilis Jumat (9/9/2022) menunjukkan elektabilitas tiga besar masih dipuncaki oleh Prabowo dengan 31,3%, Ganjar 20%, dan Anies 14,9%.
Direktur Indostrategi Research and Consulting Arif Nurul Iman mengatakan hal ini menarik disoroti di tengah situasi saat ini di mana parpol menggalang poros politik dan tokoh potensial nonparpol mendekati parpol.
Baca juga: Prabowo Bertengger di Puncak Elektabilitas Capres 2024
“Setidaknya ada dua hal mengapa Prabowo unggul. Hal ini dipicu deklarasi poros Gerindra dan PKB selain kinerjanya dianggap baik oleh publik. Sementara, Ganjar dan Anies mengalami stagnasi, karena publik belum melihat kinerja yang moncer,” kata Arif.
Arif mengatakan fenomena ini boleh jadi terjadi, karena publik cenderung tidak mempan dengan konten di media sosial. “Mereka menyadari bahwa apa yang dipertontonkan dari konten-konten yang diunggah di medsos oleh beberapa tokoh yang berhasrat menjadi capres belum tentu mencerminkan kondisi yang sebenarnya, hanya berupa pencitraan untuk meraih simpati dan dukungan,” ujar Arif
Survei Indostrategi Research and Consulting yang dirilis Jumat (9/9/2022) menunjukkan elektabilitas tiga besar masih dipuncaki oleh Prabowo dengan 31,3%, Ganjar 20%, dan Anies 14,9%.
Direktur Indostrategi Research and Consulting Arif Nurul Iman mengatakan hal ini menarik disoroti di tengah situasi saat ini di mana parpol menggalang poros politik dan tokoh potensial nonparpol mendekati parpol.
Baca juga: Prabowo Bertengger di Puncak Elektabilitas Capres 2024
“Setidaknya ada dua hal mengapa Prabowo unggul. Hal ini dipicu deklarasi poros Gerindra dan PKB selain kinerjanya dianggap baik oleh publik. Sementara, Ganjar dan Anies mengalami stagnasi, karena publik belum melihat kinerja yang moncer,” kata Arif.
Arif mengatakan fenomena ini boleh jadi terjadi, karena publik cenderung tidak mempan dengan konten di media sosial. “Mereka menyadari bahwa apa yang dipertontonkan dari konten-konten yang diunggah di medsos oleh beberapa tokoh yang berhasrat menjadi capres belum tentu mencerminkan kondisi yang sebenarnya, hanya berupa pencitraan untuk meraih simpati dan dukungan,” ujar Arif
Lihat Juga :