Surya Paloh Pamit ke Jokowi untuk 2024, Nasdem Dinilai Sudah Pertimbangkan Risikonya
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 20:51 WIB
Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pertemuan Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem Surya Paloh dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat (19/8/2022), disebut sebagai pamitnya Nasdem yang akan beda haluan di Pilpres 2024.
Soal apakah hal ini akan berimbas pada posisi menteri Nasdem di Kabinet Indonesia Maju, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Jakarta Hendri Satrio menilai, reshuffle kabinet adalah hal yang berisiko bagi Jokowi, apalagi Jokowi menginginkan akhir yang baik di akhir pemerintahannya (soft landing).
"Saya rasa enggak ya, terlalu berisiko buat Pak Jokowi kalau kemudian melakukan reshuffle lagi walaupun boleh," kata pria yang akrab disapa Hensat ini saat dihubungi, Sabtu (20/8/2022).
Baca juga: Prabowo Subianto Temui Surya Paloh, Ada Apa?
Soal apakah hal ini akan berimbas pada posisi menteri Nasdem di Kabinet Indonesia Maju, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Jakarta Hendri Satrio menilai, reshuffle kabinet adalah hal yang berisiko bagi Jokowi, apalagi Jokowi menginginkan akhir yang baik di akhir pemerintahannya (soft landing).
"Saya rasa enggak ya, terlalu berisiko buat Pak Jokowi kalau kemudian melakukan reshuffle lagi walaupun boleh," kata pria yang akrab disapa Hensat ini saat dihubungi, Sabtu (20/8/2022).
Baca juga: Prabowo Subianto Temui Surya Paloh, Ada Apa?
Lihat Juga :