Mengenal Joao Tavares, Panglima Timor Timur yang Berjuang demi NKRI

Rabu, 10 Agustus 2022 - 15:24 WIB
Sebelum menjadi seorang panglima, Joao Tavares juga pernah menjadi anggota partai Apodeti yang pro-Indonesia pada 1970-an. Setelah Timor Timur merdeka, Tavares melakukan eksodus ke Atambua, Nusa Tenggara Timur.

Joao Tavares memiliki nama lengkap Joao Da Silva Tavares. Dia lahir pada 6 April 1931 di Atabae, Bobonaro, Timor Portugis. Dia juga sempat menjabat sebagai Bupati Bobonaro Periode 1985 sampai 1990. Setelah masa jabatannya habis dia digantikan oleh Guilherme dos Santos.

Joao merupakan salah satu dari empat bersaudara dimana salah satu adiknya yang bernama Jorge da Silva Tavares menjadi pemimpin milisi pro otonomi yang kemudian menjabat sebagai Ketua DPRD II Bobonaro.

Panglima yang berjuang demi nama Indonesia ini meninggal pada 8 Juni 2009 lalu di usianya yang ke-78 tahun.

Meninggalnya pejuang Pro-integrasi ini mendapat perhatian dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI. Bentuk perhatiannya adalah dengan memberikan penghargaan khusus kepada Panglima PPI, Joao da Silva Tavares.

Dilansir dari kilastimor, pada HUT Kopassus yang diselenggarakan 29 April 2015 di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen Doni Monardo secara resmi memberikan penghargaan kepada Almarhum Joao da Silva Tavares, dan menetapkannya sebagai Warga Kehormatan Kopassus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!