Sejarah Pramuka di Indonesia Sebagai Organisasi Kepanduan
Selasa, 26 Juli 2022 - 20:40 WIB
Karena banyaknya gerakan kepanduan yang muncul diadakanlah All Indonesia Jamboree oleh BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia). Namun kegiatan ini pada akhirnya diganti menjadi Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem (PERKINO) yang dilaksanakan pada 19-23 Juli di Yogyakarta.
Sebulan setelah Indonesia merdeka para tokoh kepanduan berkumpul dan sepakat membentuk Panitia Kesatuan Kepanduan Indonesia yang bertempat di Yogyakarta. Kongres pun akhirnya diadakan pada 27-29 Desember 1945 di Surakarta dengan Pandu Rakyat Indonesia berhasil terbentuk dengan dikuatkan oleh "Jannji Sakti".
Pemerintah RI mengakui dan menjadi satu-satunya organisasi kepanduan yang ditetapkan dengan keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan No.93/Bag. A, tertanggal 1 Februari 1947.
Karena keputusan kongres yang memunculkan kesepakatan baru yaitu memperbolehkan golongan khusus untuk menghidupkan kembali bekas organisasi membuat Pandu Rakyat Indonesia bukan menjadi satu-satunya organisasi kepanduan di Indonesia.
Setelah itu para wakil organisasi kepanduan membentuk Ikatan Pandu Indonesia (IPINDO) pada 16 September 1951, yang pada akhirnya federasi tersebut dapat masuk ke anggota kepanduan sedunia pada tahun 1953.
Baca juga : Gerakan Pramuka Diharap Bisa Lahirkan Insan Berkarakter
Sejarah Pramuka Indonesia
Sebulan setelah Indonesia merdeka para tokoh kepanduan berkumpul dan sepakat membentuk Panitia Kesatuan Kepanduan Indonesia yang bertempat di Yogyakarta. Kongres pun akhirnya diadakan pada 27-29 Desember 1945 di Surakarta dengan Pandu Rakyat Indonesia berhasil terbentuk dengan dikuatkan oleh "Jannji Sakti".
Pemerintah RI mengakui dan menjadi satu-satunya organisasi kepanduan yang ditetapkan dengan keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan No.93/Bag. A, tertanggal 1 Februari 1947.
Karena keputusan kongres yang memunculkan kesepakatan baru yaitu memperbolehkan golongan khusus untuk menghidupkan kembali bekas organisasi membuat Pandu Rakyat Indonesia bukan menjadi satu-satunya organisasi kepanduan di Indonesia.
Setelah itu para wakil organisasi kepanduan membentuk Ikatan Pandu Indonesia (IPINDO) pada 16 September 1951, yang pada akhirnya federasi tersebut dapat masuk ke anggota kepanduan sedunia pada tahun 1953.
Baca juga : Gerakan Pramuka Diharap Bisa Lahirkan Insan Berkarakter
Sejarah Pramuka Indonesia
Lihat Juga :