Mahfud MD Minta KPK dan Masyarakat Aktif Awasi Pilkada Serentak
Kamis, 25 Juni 2020 - 12:17 WIB
Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD meminta semua pihak ikut mengawasi proses Pilkada Serentak 2020 yang bakal dilaksanakan 9 Desember mendatang. Peran serta masyarakat dalam pilkada perlu ditingkatkan, mengingat pilkada kali ini berada di tengah wabah virus corona ( Covid-19 ).
Mahfud menjelaskan keputusan pemerintah tetap menggelar pilkada baik dari sisi ekonomi maupun pertimbangan jabatan kepala daerah yang menggelar pilkada.
"Pertama kita menghindari adanya kepala daerah yang di Plt-kan terus, karena Plt tidak memiliki kewenangan definitif. Sehingga, pemerintah bersama DPR dan KPU memutuskan untuk tidak mundur lagi dari tanggal 9 Desember 2020," ujar Mahfud MD saat menjadi pembicara utama Webinar Internasional bertema An Election in the Time of Pandemic: "Protecting the Quality of Democracy and Potential Corruption" Kamis (25/6/2020).
Mahfud juga mengatakan, ada pihak-pihak yang khawatir pelaksanaan pilkada itu akan boros dari sisi anggaran negara dan meminta kalau bisa ditunda terus. Tapi, kalau pilkada ditunda lagi, yang dikorbankan secara ekonomi jauh lebih banyak.
Mahfud menjelaskan keputusan pemerintah tetap menggelar pilkada baik dari sisi ekonomi maupun pertimbangan jabatan kepala daerah yang menggelar pilkada.
"Pertama kita menghindari adanya kepala daerah yang di Plt-kan terus, karena Plt tidak memiliki kewenangan definitif. Sehingga, pemerintah bersama DPR dan KPU memutuskan untuk tidak mundur lagi dari tanggal 9 Desember 2020," ujar Mahfud MD saat menjadi pembicara utama Webinar Internasional bertema An Election in the Time of Pandemic: "Protecting the Quality of Democracy and Potential Corruption" Kamis (25/6/2020).
Mahfud juga mengatakan, ada pihak-pihak yang khawatir pelaksanaan pilkada itu akan boros dari sisi anggaran negara dan meminta kalau bisa ditunda terus. Tapi, kalau pilkada ditunda lagi, yang dikorbankan secara ekonomi jauh lebih banyak.
Lihat Juga :