Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi, Wali Kota Makassar Bertumpu pada Adaptasi dan Digitalisasi
Kamis, 23 Juni 2022 - 18:59 WIB
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto membeberkan sejumlah langkah strategi guna pemulihan ekonomi yang terpuruk imbas pandemi Covid-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto membeberkan sejumlah langkah strategi guna pemulihan ekonomi yang terpuruk imbas pandemi Covid-19. Ia menyebut lewat adaptasi dan digitalisasi sejumlah lini ekonomi salah satunya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Danny, sapaan akrabnya, proses itu tidak bisa langsung melainkan harus secara bertahap. Penguatan ini untuk pondasi perekonomian yang lebih kuat di masa depan.
“Kami memperkuat UMKM dengan mendigitalisasi menjadi start up. Kemudian (ini) menjadi kekuatan ekonomi,” kata Danny saat memaparkan program di acara Indonesia Visionary Leader (IVL) XI secara virtual, Kamis (23/6/2022).
Baca juga: IVL 2022, Wali Kota Surabaya Paparkan Strategi Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan
Danny menambahkan guna mencapai target itu memerlukan tiga kebijakan utama di antaranya revolusi sumber daya manusia (SDM). "Pertama, revolusi sumber daya manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi. Kedua, rekonstruksi kesehatan, ekonomi, sosial, dan budaya. Ketiga, restorasi ruang kota yang inklusif menuju kota nyaman kelas dunia," ucapnya.
Kemudian, secara teknis Pemkot Makassar membuat terobosan dengan menciptakan 5.000 start up lorong, 5.000 lorong wisata, dan inkubator center. Hasilnya, perekonomian Kota Makassar rebound ke 4,47 persen pada 2021.
Danny, sapaan akrabnya, proses itu tidak bisa langsung melainkan harus secara bertahap. Penguatan ini untuk pondasi perekonomian yang lebih kuat di masa depan.
“Kami memperkuat UMKM dengan mendigitalisasi menjadi start up. Kemudian (ini) menjadi kekuatan ekonomi,” kata Danny saat memaparkan program di acara Indonesia Visionary Leader (IVL) XI secara virtual, Kamis (23/6/2022).
Baca juga: IVL 2022, Wali Kota Surabaya Paparkan Strategi Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan
Danny menambahkan guna mencapai target itu memerlukan tiga kebijakan utama di antaranya revolusi sumber daya manusia (SDM). "Pertama, revolusi sumber daya manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi. Kedua, rekonstruksi kesehatan, ekonomi, sosial, dan budaya. Ketiga, restorasi ruang kota yang inklusif menuju kota nyaman kelas dunia," ucapnya.
Kemudian, secara teknis Pemkot Makassar membuat terobosan dengan menciptakan 5.000 start up lorong, 5.000 lorong wisata, dan inkubator center. Hasilnya, perekonomian Kota Makassar rebound ke 4,47 persen pada 2021.
Lihat Juga :