LaNyalla: Anak Muda Berkewajiban Hapuskan Gap di Masyarakat
Senin, 20 Juni 2022 - 19:40 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bertemu dengan Putri Proklamator Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri saat mendarat di Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Senin (20/6/2022). Foto/istimewa
JAKARTA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berpesan agar anak muda ikut serta dalam menghapuskan gap di masyarakat. Pasalnya ketidaksetaraan merupakan tantangan besar saat ini.
“Ketidaksetaraan memengaruhi semua segmen masyarakat. Banyak yang dirugikan akibat hal itu, termasuk kaum muda," jelas LaNyalla saat kunjungan kerja ke Kabupaten Malang, Senin (20/6/2022).
Oleh karenanya, menurut LaNyalla diperlukan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dengan memberikan pendidikan tentang paradigma kebangsaan. Makanya, senator asal Jawa Timur itu mengapresiasi pelaksanaan Forum Anak Muda Youth 20 (Y-20) Pra KTT ke-4 yang resmi dibuka di Manokwari, Papua Barat.
Baca juga: Dukung Perkembangan Batik Pesisir Selatan, LaNyalla: Bisa Bantu Pulihkan Ekonomi
"Gelaran forum tersebut mampu memberikan gagasan dan terobosan yang diperlukan anak muda untuk pengembangan diri, namun tetap berpijak pada sikap egaliter dan terbuka," papar dia.
Ditambahkan olehnya, fakta lapangan menunjukan pemuda merupakan kelompok yang rentan dan mudah terpengaruh. Hal ini tergantung habitat di mana mereka tinggal. Banyak potensi-potensi pemuda yang tidak mampu dikembangkan dan digali bahkan tidak dapat dipupuk hingga menjadi suatu kelompok yang produktif.
“Ketidaksetaraan memengaruhi semua segmen masyarakat. Banyak yang dirugikan akibat hal itu, termasuk kaum muda," jelas LaNyalla saat kunjungan kerja ke Kabupaten Malang, Senin (20/6/2022).
Oleh karenanya, menurut LaNyalla diperlukan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dengan memberikan pendidikan tentang paradigma kebangsaan. Makanya, senator asal Jawa Timur itu mengapresiasi pelaksanaan Forum Anak Muda Youth 20 (Y-20) Pra KTT ke-4 yang resmi dibuka di Manokwari, Papua Barat.
Baca juga: Dukung Perkembangan Batik Pesisir Selatan, LaNyalla: Bisa Bantu Pulihkan Ekonomi
"Gelaran forum tersebut mampu memberikan gagasan dan terobosan yang diperlukan anak muda untuk pengembangan diri, namun tetap berpijak pada sikap egaliter dan terbuka," papar dia.
Ditambahkan olehnya, fakta lapangan menunjukan pemuda merupakan kelompok yang rentan dan mudah terpengaruh. Hal ini tergantung habitat di mana mereka tinggal. Banyak potensi-potensi pemuda yang tidak mampu dikembangkan dan digali bahkan tidak dapat dipupuk hingga menjadi suatu kelompok yang produktif.
Lihat Juga :