Panglima TNI Dukung Uji Klinik Terapi Secretom bagi Penderita Corona

Selasa, 23 Juni 2020 - 21:00 WIB
(Baca juga: Pemerintah Harus Transparan soal Dana Ratusan Triliun untuk Covid-19)

Sebagaimana laporan yang diberikan kepada Menkes, di kantornya Senin (22/6/2020), Peneliti SCCR Indonesia juga melaporkan kepada Panglima TNI temuan mereka, bahwa badai cytokin dapat dicegah atau ditanggulangi atau dapat diartikan angka kematian akibat Covid-19 dapat dicegah atau diturunkan angkanya via metodologi terkini yang mereka temukan.

"Uji Klinik Penelitian Pemberian Isolate Secretome Mesenchymal Stem Sell pada penderita Covid-19 berat, rencananya akan dilakukan di sembilan Rumah Sakit di Indonesia, dengan Principal Investigator oleh DR Dr Agung Putra, yang juga ketua Perkumpulan Peneliti Sel Punca Indonesia (PERSEPSI)," ucapnya.

Sedangkan riset untuk sementara ini akan dilakukan di RS Kariadi Semarang, RSPAD Gatot Subroto, RSAU dr Esnawan Antariksa Halim PK, RS Bhayangkara Makasar, RS Muwardi Solo, RS Sultan Agung Semarang, Dan RS Muhamadiyah Gamping dan RS Dadi Makasar.

Panglima TNI menyambut baik dan mendukung riset uji klinik terapi Secretom Inhalasi bagi penderita Covid-19 berat dengan menggunakan secretom untuk menanggulangi badai sitokin (peradangan).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!