BRIN: Penetapan Hari Raya Idul Adha 1443 H Berpotensi Terjadi Perbedaan
Senin, 06 Juni 2022 - 05:13 WIB
Sementara itu, Thomas yang juga anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Indonesia, Kemenag mengatakan perbedaan jatuhnya Idul Adha 1443 H terlihat dari analisis garis tanggalnya. “Analisis garis tanggal bisa menjelaskan potensi perbedaan itu. Garis tanggal dibuat dengan menggunakan kriteria yang berlaku di masyarakat.”
Saat ini, kata Thomas, ada dua kriteria utama yang digunakan di Indonesia yakni, kriteria Wujudul Hilal dan kriteria baru MABIMS. Kriteria Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah mendasarkan pada kondisi bulan lebih lambat terbenamnya daripada matahari.
Baca juga: Kurban 1 Kambing Atau Patungan Sapi 7 Orang? Ini Pendapat Gus Baha
Sementara, kriteria baru MABIMS mendasarkan pada batasan minimal untuk terlihatnya hilal (imkan rukyat atau visibilitas hilal), yaitu fisis hilal yang dinyatakan dengan parameter elongasi (jarak sudut bulan-matahari) minimum 6,4 derajat dan fisis gangguan cahaya syafak (cahaya senja) yang dinyatakan dengan parameter ketinggian minimum 3 derajat. “Kriteria Baru MABIMS digunakan oleh Kementerian Agama dan beberapa ormas Islam,” kata Thomas.
Lihat Juga :