Isu Anti Islamophobia Diharapkan Mempersatukan Umat Islam

Rabu, 01 Juni 2022 - 21:00 WIB
Pertama kata Ferry, Islam pasti bukanlah teroris dan teroris bukan Islam. Untuk itu kami berlepas diri tindakan dan pemikiran radikalisme, terorisme, ISIS, JAD dan lainnya, yang nyata dan jelas bertentangan dengan ajaran Islam yang sesungguhnya.

"Kedua, NKRI merupakan warisan leluhur, dua sisi yang tidak bisa dipisahkan karena tidak bisa dihadapkan dan dibentur-benturkan," ucapnya.

Ketiga menurut Ferry, elemen umat Islam yang terdiri dari para ulama, kiai, habib, ustaz, da'i, nyai, dan lainnya, merupakan aset bangsa yang harus diberikan ruang memajukan bangsa dan negara serta perlindungan dari tindakan Islamophobia

"Keempat, mendorong kepada stakeholder baik legislatif dan eksekutif serta seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam melahirkan UU dan Perda anti Islamophobia baik di pusat maupun daerah untuk menjaga keharmonisan dan keutuhan bangsa Indonesia," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!