Kejar Standardisasi NATO, Pindad Uji Amunisi Sniper Terbaru
Kamis, 26 Mei 2022 - 12:48 WIB
Untuk uji ketelitian tembak dengan penembakan berjarak 100 m dan 300 m berlokasi di lorong tembak Laboratorium Dislitbangad. Sedangkan untuk penembakan berjarak 600 m dan 900 m berlokasi di Lapangan Tembak Pussenarmed Kodiklatad Batujajar.
Direktur Teknologi & Pengembangan, Sigit P Santosa menyampaikan bahwa Pindad memiliki kompetensi untuk pengembangan dan produksi amunisi kaliber kecil.
"Kedua produk amunisi yang sedang uji sertifikasi merupakan produk inovasi PT Pindad dan nantinya akan diproduksi oleh divisi amunisi PT Pindad yang berlokasi di Turen, Malang. Munisi MU2-M A1 & A2 nantinya akan digunakan oleh kesatuan TNI dan Polri." Jelas Sigit P Santosa.
Sementara itu, Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama mengapresiasi produk inovasi PT Pindad dan mengharapkan produk amunisi MU2-M A1 & MU2-M A2 dapat memenuhi kebutuhan TNI & Polri.
"Kami berharap produk amunisi ini dapat digunakan untuk standar tempur di Senjata Senapan Runduk (SPR/Sniper). Kami juga berharap produk amunisi ini dapat memenuhi kebutuhan dan mendukung tugas pokok TNI AD maupun angkatan lain, serta Kepolisian. Setelah pengecekan awal, munisi ini sudah lolos dan memenuhi persyaratan spesifikasi awal," kata Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.
Direktur Teknologi & Pengembangan, Sigit P Santosa menyampaikan bahwa Pindad memiliki kompetensi untuk pengembangan dan produksi amunisi kaliber kecil.
"Kedua produk amunisi yang sedang uji sertifikasi merupakan produk inovasi PT Pindad dan nantinya akan diproduksi oleh divisi amunisi PT Pindad yang berlokasi di Turen, Malang. Munisi MU2-M A1 & A2 nantinya akan digunakan oleh kesatuan TNI dan Polri." Jelas Sigit P Santosa.
Sementara itu, Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama mengapresiasi produk inovasi PT Pindad dan mengharapkan produk amunisi MU2-M A1 & MU2-M A2 dapat memenuhi kebutuhan TNI & Polri.
"Kami berharap produk amunisi ini dapat digunakan untuk standar tempur di Senjata Senapan Runduk (SPR/Sniper). Kami juga berharap produk amunisi ini dapat memenuhi kebutuhan dan mendukung tugas pokok TNI AD maupun angkatan lain, serta Kepolisian. Setelah pengecekan awal, munisi ini sudah lolos dan memenuhi persyaratan spesifikasi awal," kata Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.
(abd)
Lihat Juga :