Pembangunan di Wilayah Perbatasan, Pemerintah Gelontorkan Rp10,5 Triliun

Rabu, 25 Mei 2022 - 09:22 WIB
"Anggaran tersebut nantinya digunakan untuk membangun daerah perbatasan yang tersebar di 222 kecamatan lokasi prioritas (lokpri) di 54 kabupaten dan kota yang berada di 15 provinsi di Indonesia," ujar putra daerah Kabupaten Kepulauan Talaud tersebut.

Adapun wilayah perbatasan yang menjadi lokasi prioritas pembangunan di antaranya, Kepulauan Talaud, Sabang, Serdang Bedagai, Anambas, Natuna, Senggau, Malinau, Sabu Raijua. Termasuk juga daerah perbatasan di Sintang, Berau, Sangihe, Gorontalo Utara, Toli-Toli, Alor, Tanimbar, Nunukan dan sebaginya.

"Pembangunan wilayah perbatasan ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan pembangunan nasional 2022 yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi. Sekaligus sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 dan semangat Presidensi G20 Indonesia," ucapnya.

Berdasarkan data yang dimiliki BNPP, saat ini terdapat 49 Pulau Pulau Kecil Terluar (PPKT) yang tidak berpenduduk. Pulau-pulau tersebut tersebut tersebar di 13 provinsi di Indonesia. Antara lain, Pulau Rondo; Pulau Berhala; Pulau Batu Mandi; Pulau Sekatung; Pulau Mangkai dan Pulau Tokong Nanas. Termasuk Pulau Berakit dan Pulau Semiun.

Sedangkan untuk wilayah timur yakni, Pulau Karang Unarang; Pulau Sambit; Pulau Intata; Pulau Batu Bawaikang; Pulau Bongkil; Pulau Solando; Pulau Dolangan; Pulau Jiew; Pulau Karang; Pulau Karerei; Pulau Arangkula; Pulau Komolom dan sebagainya.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Indonesia (NKRI) adalah komitmen pemerintah dalam pembangunan nasional di perbatasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!