Mendagri Terbitkan SE WFH bagi ASN untuk Kurangi Kepadatan Arus Balik
Minggu, 08 Mei 2022 - 21:44 WIB
Mendagri menerbitkan SE soal WFH bagi ASN demi mengurangi kepadatan arus balik pada mudik lebaran tahun ini. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan Surat Edaran (SE) penerapan bekerja dari rumah atau Work From Home ( WFH ) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). SE tersebut bertujuan untuk mengurangi kepadatan pada arus balik Lebaran 2022 dan juga pengendalian Covid-19.
Dala SE tersebut tertulis, menetapkan 50 persen ASN melakukan tugas kedinasan dengan WFH dan 50 persen lainnya tetap bertugas dari kantor atau Work From Office (WFO).
"(Berlaku) mulai tanggal 9 Mei 2022 sampai dengan 13 Mei 2022,” demikian bunyi poin 1 huruf a dalam SE Nomor 440/2420/SJ tanggal 8 Mei 2022 tesebut.
Baca juga: Menpan Tjahjo Kumolo Sarankan Instansi Pemerintah Atur Jadwal WFH
SE tersebut ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu menekankan agar pelaksanaan WFH tetap memperhatikan dan tidak mengganggu kelancaran tugas-tugas kedinasan dan penyelenggaraan pelayanan pemerintahan.
Seluruh ASN yang melaksanakan WFH juga diminta untuk mengisi daftar presensi melalui Mobile Simpeg dan menyampaikan hasil pelaksanaan pekerjaan melalui aplikasi Sikerja.
Dala SE tersebut tertulis, menetapkan 50 persen ASN melakukan tugas kedinasan dengan WFH dan 50 persen lainnya tetap bertugas dari kantor atau Work From Office (WFO).
"(Berlaku) mulai tanggal 9 Mei 2022 sampai dengan 13 Mei 2022,” demikian bunyi poin 1 huruf a dalam SE Nomor 440/2420/SJ tanggal 8 Mei 2022 tesebut.
Baca juga: Menpan Tjahjo Kumolo Sarankan Instansi Pemerintah Atur Jadwal WFH
SE tersebut ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu menekankan agar pelaksanaan WFH tetap memperhatikan dan tidak mengganggu kelancaran tugas-tugas kedinasan dan penyelenggaraan pelayanan pemerintahan.
Seluruh ASN yang melaksanakan WFH juga diminta untuk mengisi daftar presensi melalui Mobile Simpeg dan menyampaikan hasil pelaksanaan pekerjaan melalui aplikasi Sikerja.
Lihat Juga :