Hadang Tank Israel di Lebanon, Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat

Sabtu, 20 Juni 2020 - 15:40 WIB
Victor menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada 2 Juni 2020. Berawal saat tank Israel masuk ke wilayah Blue Line yang dijaga pasukan TNI. Saat bersamaan pasukan Lebanon telah bersiaga dengan senjata penghancur tank. Kontingan Garuda yang mendapat laporan langsung menuju ke lokasi. (Baca juga: Pasukan Perdamaian RI di Kongo Catat Sejarah Baru)

Dipimpin Komandan Kompi Alfa Mayor Inf Handi Wibowo dengan kekuatan personel sebanyak 23 orang dan satu unit Anoa kemudian berdiri di tengah-tengah di antara kedua pasukan yang akan bertikai sambil mengibarkan bendera UN dan mengimbau agar tidak terjadi konfrontasi antar kedua angkatan bersenjata tersebut.

”Tentara Indonesia yang bertugas di Kontingen Garuda jumlahnya sebanyak 1.254 personel. Sedangkan yang bertugas di Blue Line Lebanon-Israel sebanyak satu kompi. Wilayah Blue Line memiliki panjang sekitar 400 kilometer yang dijaga pasukan perdamaian PBB dari berbagai negara di bagi-bagi ada yagn dari Spanyol dan negara lain, termasuk Indonesia,” paparnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!